Tunjukkan Mental Pengecut, Ferdinan Hutahean Minta Maaf dalam Kasus “Allahmu Lemah”

0

Tabur, BULIR.ID – Nama mantan kader Partai Demokrat dan pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean semakin marak muncul di media akibat kasus cuitan Twitternya.
Cuitan Ferdinand menuai perdebatan di masyarakat lantaran kalimat yang dianggap menyinggung agama tertentu. Buntut cuitan ini berujung pada permintaan maaf dan pengakuan mualaf.

Dalam akun Twitternya @FerdinandHaean3, Ferdinand sempat menulis, “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela.”Namun, kini cuitan itu telah dihapus.

Walaupun telah dihapus, jejak cuitan itu beredar dan menjadi perbincangan masyarakat. Ada kelompok masyarakat yang menilai ulah Ferdinand ini menyinggung umat Islam. Ada juga yang memutuskan melaporkan pria itu ke polisi.

“Kami sengaja melaporkan Ferdinand ini karena postingannya diduga mengandung unsur ujaran kebencian yang bermuatan SARA,” kata Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI), Zulkifli, Rabu (5/1). BMI merupakan salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menuturkan, cuitan Ferdinand tersebut telah menyakiti umat Islam.

“Sehingga hal ini tentu saja akan sangat menyakiti hati umat Islam,” kata Anwar dalam keterangan resminya, Rabu (5/1).

Anwar juga mengungkapkan keheranannya akan cuitan Ferdinand di media sosial. Ia menilai, Ferdinand selama ini menampilkan sosok yang menghargai perbedaan.

“Tetapi mengapa hal ini dia langgar dan lakukan sendiri ya? Saya menghimbau Ferdinand untuk secara rendah hati, meminta maaf kepada umat Islam agar pernyataannya tersebut tidak membuat gaduh negeri ini,” tutur Anwar lagi.

Ferdinand kemudian meminta maaf kepada umat Muslim dan mengaku khilaf atas cuitan kontroversialnya ini.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara saya muslim apabila tersinggung ataupun tersakiti dengan tulisan saya di Twitter, sekali lagi saya mohon maaf karena kekhilafan saya, mungkin karena pemahaman agama Islam saya yang baru seumur jagung,” kata Ferdinand dalam keterangan resminya, Jumat (7/1).

Selain itu, Ferdinand mengungkapkan dirinya telah menjadi seorang Muslim sejak 2017.

“Orang yang tidak mengenal saya bahwa saya adalah seorang Muslim, seorang Mualaf sejak 2017 telah menuduh saya dengan kalimat yang tidak tepat terutama tentang identitas agama saya, akhirnya jadi ribut dan gaduh,” tutur dia.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here