BSKDN Kemendagri Dorong Optimalisasi Pelayanan Kesehatan

0

Jakarta, BULIR.ID – Perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengunjungi RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, Rabu (21/12). Pada kesempatan ini, memberikan coaching innovation kepada jajaran RSUD. Supaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hadir sebagai pemateri dalam coaching innovation, Analis Kebijakan Inovasi Daerah Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Isman. Menurut Isman, Kemendagri memberi perhatian khusus bagi Kota Sukses.

“Wonogiri masuk nominator daerah terinovatif di Indonesia. Sudah banyak melahirkan berbagai inovasi,” ungkap Isman.

Selama coaching innovation, Isman menekankan arti dari service atau pelayanan dari seorang pegawai negeri sipil (PNS). Para pegawai RSUD harus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Jadi bukan hanya obat yang menyembuhkan pasien saat datang ke rumah sakit. Cara teman-teman di sini dalam melayani lah yang menyembuhkan,” imbuh Isman.

Isman mencontohkan, saat ada rumah sakit menyediakan inovasi layanan creambath seperti di salon kecantikan, itu sesuatu berbeda dan unik. “Saat pasien mendapatkan pelayanan seperti itu, maka proses recovery-nya makin sempurna. Inovasi atau perubahan itu bukan soal budget. Tapi soal mindset,” bebernya.

Sebelumnya, RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri memiliki inovasi berupa kain penyelamat jiwa (KPJ). Diperuntukkan bagi bayi berat badan lahir rendah (BBLR), yang kondisinya tidak stabil. Berupa rangkaian lima lembar kain bedong, yang dibentuk menyerupai sarang burung.

Setelah itu bayi ditidurkan di KPJ di dalam inkubator. Setelah beberapa hari, kondisi bayi lebih stabil. “KPJ itu hal sederhana, tapi dampaknya luar biasa. Inovasi itu juga harus dikembangkan,” pinta Isman.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Pitut Kristiyanta Nugraha, mengaku banyak mendapat pencerahan dari coaching innovation. Membuka pola pikir sebagai manusia dan juga pegawai pelayan masyarakat. Termasuk melecut RSUD dalam menelurkan inovasi baru.

“Tadi (kemarin) kami bisa mengenal makna hidup. Inti dari hidup kan berbuat baik. Dari kegiatan ini, ke depan kami terus berupaya membuat inovasi baru,” ujarnya.