Resiyaman Oratmangun Gelar Pameran Tunggal “Seen & Unseen” di Jakarta

0

Jakarta, BULIR.ID – Seniman muda Indonesia, Resiyaman Oratmangun, yang juga merupakan anak Duta Besar Republik Indonesia untuk China, akan menggelar pameran lukisan tunggal bertajuk “Seen & Unseen – Pameran Tunggal Resiyaman”.

Pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 10–19 April 2026 di Balai Budaya Theresia yang berlokasi di Jalan Gereja Theresia No. 47, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam pameran tersebut, Resiyaman menghadirkan karya-karya yang membangun dialog antara realitas sosial dan akar budaya. Melalui pendekatan artistiknya, ia berupaya menembus batas antara yang tampak dan yang tersembunyi, mengajak pengunjung menyelami makna di balik setiap visual yang dihadirkan.

Karya-karya yang dipamerkan juga mengangkat tema fragmentasi masyarakat kontemporer. Dengan sentuhan teknik pointillism yang khas, Resiyaman tidak hanya menggambarkan dinamika sosial, tetapi juga berupaya menghidupkan kembali nilai-nilai spiritual yang kerap terabaikan.

Pengalaman artistiknya yang terbentuk dari perjalanan dan eksplorasi di berbagai negara seperti Indonesia, Prancis, hingga Rusia, turut memperkaya perspektif visual dalam setiap lukisannya. Hal ini menghasilkan karya yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat emosi dan refleksi mendalam.

Melalui pameran “Seen & Unseen”, Resiyaman ingin menghadirkan ruang resonansi bagi publik untuk terhubung dengan ingatan kolektif dan nurani bersama, menjadikan seni sebagai medium kontemplasi atas realitas kehidupan.

Ketua Dewan Pakar Bulir.id selaku Pemimpin Redaksi Indonews.id, Asri Hadi, yang dikenal sebagai sahabat lama Duta Besar Oratmangun, turut memberikan dukungan atas penyelenggaraan pameran ini. Ia menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut berjalan sukses dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan pameran tunggal Resiyaman. Semoga acara ini berjalan lancar, sukses, dan mampu menginspirasi banyak pihak serta memperkuat hubungan budaya Indonesia di kancah internasional,” ujar Asri Hadi.

Ia juga menambahkan bahwa pameran ini menjadi bukti nyata bagaimana generasi muda Indonesia mampu menghadirkan karya seni berkualitas yang tidak hanya berbicara di tingkat nasional, tetapi juga global.