Politeknik STIA LAN Jakarta Laksanakan Study Visit ke Universitas Telkom, Perkuat Sinergi dalam Pengembangan Tata Kelola Perguruan Tinggi

0

Jakarta, BULIR.ID – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola perguruan tinggi melalui implementasi praktik terbaik (best practices), Politeknik STIA LAN Jakarta melaksanakan kegiatan study visit ke Universitas Telkom, Bandung pada hari Rabu (1/7). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama antarinstitusi sekaligus memperluas wawasan mengenai pengelolaan berbagai unit strategis di lingkungan perguruan tinggi.

Rombongan Politeknik STIA LAN Jakarta disambut hangat oleh Direktur Kemahasiswaan, Karir dan Alumni Universitas Telkom,  Dr. Maulana Rezi Ramadhana, didampingi Heppy Millanyani, S.Sos, M.M. , Ph.D Wakil Direktur Pemasaran dan Admisi, Dr. Tora Fahrudin (Direktur Akademik, Roosdiana Noor Rochmad, M.T Head of Secretary and Public Relation serta jajaran pimpinan lainnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diawali dengan sesi penyambutan, pemaparan profil institus dan diskusi.

Dalam sambutannya, Ketua Rombongan Politeknik STIA LAN Jakarta, Keisha Dinya Solihati, S.T., M.A.B., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Universitas Telkom. Ia menuturkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Politeknik STIA LAN Jakarta untuk terus melakukan transformasi kelembagaan melalui pembelajaran dari perguruan tinggi yang telah memiliki berbagai praktik unggulan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk belajar langsung dari Universitas Telkom. Kami meyakini bahwa kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas akademiknya, tetapi juga oleh tata kelola kelembagaan yang baik, layanan kepada mahasiswa yang prima, serta kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui kunjungan ini, kami berharap memperoleh banyak masukan yang dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di Politeknik STIA LAN Jakarta.”ujar Keisha Dinya Solihati.

Lebih lanjut, ia berharap hubungan baik yang telah terjalin tidak berhenti pada kegiatan kunjungan semata, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun pengembangan inovasi kelembagaan.

Sementara itu, Maulana Rezi Ramadhana dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan Politeknik STIA LAN Jakarta yang telah memilih Universitas Telkom sebagai tujuan study visit.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan dari Politeknik STIA LAN Jakarta. Perguruan tinggi memiliki tantangan yang sama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, sehingga forum seperti ini menjadi sarana yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Kami percaya bahwa setiap institusi memiliki keunggulan masing-masing dan melalui kolaborasi, kita dapat tumbuh serta berkembang bersama.” ujar Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa Universitas Telkom selalu terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Memasuki sesi utama, peserta mengikuti diskusi mengenai Career Development Center (CDC). Pada sesi ini dipaparkan bagaimana Universitas Telkom mengembangkan layanan karier mahasiswa secara terintegrasi, mulai dari pembinaan kompetensi, pelatihan kesiapan kerja, penyelenggaraan career fair, campus hiring, tracer study, hingga penguatan jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri. Sistem tersebut menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

Selanjutnya, pembahasan berfokus pada pengelolaan sponsorship mahasiswa. Universitas Telkom berbagi pengalaman mengenai mekanisme kerja sama dengan mitra industri, proses penyusunan proposal kegiatan, tata kelola administrasi sponsorship, hingga strategi membangun hubungan jangka panjang dengan perusahaan mitra. Pengelolaan sponsorship yang profesional dinilai mampu mendukung berbagai aktivitas kemahasiswaan sekaligus memperluas kesempatan kolaborasi.

Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus dalam kegiatan study visit ini adalah Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKS). Pada sesi tersebut, Universitas Telkom memaparkan kebijakan, tata kelola, serta implementasi program PPKS sebagai bagian dari komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Pembahasan diawali dengan penjelasan mengenai landasan kebijakan PPKS, mulai dari penyusunan regulasi internal, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PPKS, hingga penyusunan standar operasional prosedur dalam menerima laporan, melakukan pendampingan, penanganan, dan pemulihan bagi korban. Universitas Telkom juga menjelaskan pentingnya menjaga kerahasiaan identitas pelapor maupun korban, menjunjung tinggi asas keadilan, serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan berorientasi pada perlindungan korban.

Selain aspek penanganan, Universitas Telkom menekankan bahwa upaya pencegahan menjadi prioritas utama. Berbagai program edukasi secara berkala dilaksanakan bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun sivitas akademika lainnya melalui kegiatan sosialisasi, seminar, pelatihan, kampanye kesadaran, serta pengenalan nilai-nilai etika dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Langkah ini bertujuan membangun budaya kampus yang saling menghormati, menjunjung kesetaraan, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang bebas dari intimidasi, diskriminasi, perundungan (bullying), pelecehan seksual, kekerasan fisik, kekerasan psikis, maupun bentuk-bentuk kekerasan lainnya.

Dalam sesi diskusi, peserta dari Politeknik STIA LAN Jakarta juga berdialog mengenai mekanisme koordinasi antara Satgas PPKPT dengan unit-unit terkait, seperti bidang kemahasiswaan, layanan konseling, fakultas atau program studi, serta unsur pimpinan perguruan tinggi. Diskusi berlangsung interaktif dengan saling berbagi pengalaman mengenai tantangan implementasi kebijakan PPKS di lingkungan kampus serta strategi membangun kesadaran seluruh sivitas akademika agar turut berperan aktif dalam upaya pencegahan kekerasan.

Melalui pemaparan tersebut, Politeknik STIA LAN Jakarta memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pengelolaan PPKPT yang tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga pada pembangunan sistem yang preventif, responsif, edukatif, dan berkelanjutan. Praktik baik yang diterapkan Universitas Telkom diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat implementasi PPKS di Politeknik STIA LAN Jakarta, sehingga tercipta lingkungan pendidikan tinggi yang semakin aman, inklusif, berkeadilan, dan mendukung keberhasilan proses pembelajaran bagi seluruh sivitas akademika.

Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, rombongan memperoleh pemaparan mengenai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Universitas Telkom menjelaskan proses perencanaan, pembekalan mahasiswa, pelaksanaan program berbasis kebutuhan masyarakat, monitoring, hingga evaluasi keberhasilan kegiatan. Program KKN diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kompetensi sosial mahasiswa.

Pembahasan kemudian berlanjut pada pengelolaan perpustakaan yang telah menerapkan layanan berbasis teknologi informasi melalui konsep Open Library. Pengelolaan koleksi digital, sistem otomasi perpustakaan, ruang belajar kolaboratif, serta layanan referensi elektronik menjadi bagian dari inovasi yang mendukung proses pembelajaran dan penelitian sivitas akademika.

Dalam bidang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Mandiri, Universitas Telkom berbagi strategi penyelenggaraan seleksi yang efektif, transparan, dan berbasis teknologi digital. Materi yang dibahas meliputi sistem promosi, pengelolaan pendaftaran daring, mekanisme seleksi, pelayanan kepada calon mahasiswa, hingga strategi meningkatkan kualitas calon mahasiswa baru.

Sesi berikutnya membahas pengelolaan kehumasan yang berperan penting dalam membangun citra institusi. Universitas Telkom menjelaskan strategi komunikasi melalui media massa, media sosial, pengelolaan website, publikasi kegiatan, manajemen krisis komunikasi, serta penguatan identitas institusi melalui konten digital yang informatif dan inspiratif.

Sebagai penutup materi, peserta mengunjungi unit radio kampus yang menjadi media komunikasi sekaligus laboratorium pembelajaran mahasiswa. Pengelolaan radio kampus tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada sivitas akademika, tetapi juga menjadi tempat mahasiswa mengembangkan keterampilan di bidang penyiaran, jurnalistik, produksi konten kreatif, dan komunikasi publik.

Selama sesi diskusi berlangsung, kedua institusi aktif bertukar pengalaman mengenai tantangan serta strategi pengembangan masing-masing unit kerja. Berbagai praktik baik yang dipaparkan menjadi referensi penting bagi Politeknik STIA LAN Jakarta dalam merancang penguatan tata kelola kelembagaan yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

Kegiatan study visit diakhiri dengan sesi tanya jawab, penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antarlembaga, serta foto bersama seluruh peserta.

Melalui kunjungan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Politeknik STIA LAN Jakarta dan Universitas Telkom, tidak hanya dalam bentuk pertukaran informasi, tetapi juga melalui berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi tata kelola perguruan tinggi. Semangat berbagi pengalaman dan membangun jejaring antarinstitusi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.