HIMPARA Politeknik STIA LAN Jakarta Laksanakan Study Visit ke KPK, Perkuat Pemahaman Integritas dan Antikorupsi

0

Jakarta, BULIR.ID – Himpunan Mahasiswa Pembangunan Administrasi Negara (HIMPARA) Politeknik STIA LAN Jakarta melaksanakan kegiatan Study Visit ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan, integritas, serta upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 43 orang mahasiswa HIMPARA dan didampingi oleh dosen pembimbing Politeknik STIA LAN Jakarta.

Kegiatan Study Visit ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan secara langsung mengenai peran lembaga negara dalam pemberantasan korupsi. Pendampingan dosen pembimbing turut memastikan kegiatan berjalan secara terarah serta memiliki keterkaitan dengan bidang keilmuan Administrasi Publik dan Pemerintahan.

Pembina HIMPARA sekaligus dosen pembimbing, Aulia Rahmawati, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa pelaksanaan Study Visit ke KPK merupakan bagian dari komitmen HIMPARA dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya perlu memahami teori administrasi publik, tetapi juga harus memiliki pemahaman mengenai pentingnya integritas, transparansi, akuntabilitas, dan budaya antikorupsi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mahasiswa mendapatkan gambaran secara langsung mengenai upaya membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa sebagai calon aparatur maupun profesional yang nantinya berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Aulia Rahmawati.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Bunga Suci Ramadhani menjelaskan bahwa Study Visit dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual agar mahasiswa dapat menghubungkan materi yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik kelembagaan. Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi secara langsung dengan pihak KPK mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi.

“Study Visit ini tidak hanya bertujuan untuk melakukan kunjungan kelembagaan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan memahami secara lebih nyata pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ungkap Ketua Pelaksana.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan KPK, Irrene Vara Lavani dan Pipin Purbowati memberikan pemaparan mengenai tugas, fungsi, dan peran KPK dalam sistem pemberantasan korupsi di Indonesia. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai jenis tipikor, faktor penyebab korupsi, Indeks Persepsi Korupsi (IPK), pentingnya upaya pencegahan, pendidikan antikorupsi, serta penindakan dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Ia juga menjelaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai generasi muda. Nilai-nilai integritas, kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari budaya dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.

Selain mendapatkan pemaparan materi, mahasiswa HIMPARA juga berkesempatan mengunjungi Perpustakaan KPK. Kunjungan tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengenal lebih dekat sumber-sumber informasi dan literatur yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi, tata kelola pemerintahan, integritas, serta pendidikan antikorupsi.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan melihat Galeri Barang Bukti Gratifikasi. Di lokasi tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai barang yang menjadi bagian dari barang bukti gratifikasi serta konteks pentingnya pengendalian gratifikasi dalam mencegah konflik kepentingan dan potensi terjadinya tindak pidana korupsi.

Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran konkret mengenai berbagai bentuk gratifikasi dan pentingnya membangun kesadaran untuk menolak atau melaporkan pemberian yang berpotensi berkaitan dengan jabatan maupun kepentingan tertentu.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan perwakilan KPK mengenai tantangan pemberantasan korupsi, pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan, pengendalian gratifikasi, serta peran generasi muda dalam membangun budaya antikorupsi. Kegiatan ini diikuti dengan tebak gambar dan pertanyaan quiz dari KPK seputar pencegahan korupsi yang harus dijawab oleh mahasiswa dan diakhiri dengan pengisian evaluasi kegiatan.

Dengan adanya pendampingan dosen pembimbing, kegiatan Study Visit ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa di luar kelas. Mahasiswa diarahkan untuk menghubungkan pengalaman selama kunjungan dengan materi dan kompetensi yang dipelajari di lingkungan kampus, khususnya yang berkaitan dengan administrasi publik, tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, dan integritas aparatur.

Melalui Study Visit ke KPK, HIMPARA Politeknik STIA LAN Jakarta berharap mahasiswa semakin memahami bahwa kompetensi di bidang Administrasi Publik dan Pemerintahan harus berjalan beriringan dengan karakter dan integritas. Mahasiswa sebagai calon pemimpin, aparatur, maupun profesional di masa depan diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan praktik kelembagaan secara langsung, sekaligus memperkuat komitmen generasi muda untuk membangun budaya integritas dan berkontribusi dalam pencegahan serta pemberantasan korupsi di Indonesia.