Forum Audiensi Calon Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta 2026–2027 Digelar Dinamis dan Aspiratif

0

Jakarta, BULIR.ID – Dalam rangka mewujudkan kepemimpinan mahasiswa yang aspiratif, transparan, dan kolaboratif, telah diselenggarakan Forum Audiensi Calon Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Periode 2026–2027.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 2 dan 3 Maret 2026 bertempat di Ruang Serbaguna Jakarta. Untuk hari pertama perwakilan organisasi kemahasiswaan seperti HIMPARA dan HUMANSDAM diwakili Muhammad Fathahillah R dan Zaneta Karvena Najla (Paslon 1), Bayu Anggoro Mukti dan Alya Ramadhani Soeharto (Paslon 2) serta Tobias Willy Wolling dan Muhammad Akmal Ahza Putra (Paslon 3) menyampaikan visi dan misi serta program kerjanya.

Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara para calon pemimpin mahasiswa dengan organisasi internal kampus guna menyampaikan gagasan, menjawab tantangan kelembagaan, serta merumuskan arah gerak organisasi mahasiswa ke depan.

Forum audiensi ini bertujuan untuk:
• Memberikan ruang penyampaian visi, misi, serta program kerja calon Ketua dan Wakil Ketua organisasi mahasiswa.
• Menggali komitmen calon pemimpin terhadap kebutuhan dan permasalahan tiap himpunan.
• Mendorong terciptanya sinergi himpunan mahasiswa.
• Menjadi sarana evaluatif terhadap arah kepemimpinan mahasiswa ke depan.

Sasaran utama kegiatan ini meliputi:
• Terbangunnya komunikasi strategis antara calon pimpinan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan.
• Terpetakannya kebutuhan spesifik tiap himpunan.
• Terciptanya kesepahaman mengenai peran koordinatif himpunan.
• Penguatan budaya demokrasi dan partisipasi mahasiswa dalam kepemimpinan organisasi.

Dalam forum ini, masing-masing organisasi HIMPARA dan HUMANSDAM Politeknik STIA LAN Jakarta menyampaikan isu prioritas yang menjadi perhatian antara lain :
• Penguatan peran keilmuan administrasi publik dalam kegiatan kemahasiswaan
• Program edukasi kebijakan publik kepada masyarakat
• Kebutuhan peningkatan ruang kolaborasi akademik dan praktis
• Dukungan terhadap kegiatan pengembangan kompetensi kebijakan publik
• Pelatihan komunikasi publik dan advokasi kebijakan
• Penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang manajemen sumber daya manusia
• Peningkatan program pengembangan soft skills dan kepemimpinan
• Kolaborasi lintas organisasi dalam kegiatan pengembangan SDM mahasiswa
• Seminar dan webinar bersama praktisi HR mengenai tren rekrutmen, talent management, dan industrial relations
• Pendampingan mahasiswa untuk mengikuti pelatihan atau sertifikasi dasar di bidang MSDM
• Pemetaan minat, bakat, serta jejaring alumni MSDM
• Pengelolaan dokumen dan arsip berbasis sistem digital
• Kunjungan ke perusahaan atau instansi untuk memahami praktik MSDM secara langsung
• Kolaborasi dan pertukaran gagasan dengan himpunan MSDM kampus lain
• Pelatihan manajemen SDM skala kecil untuk UMKM atau komunitas
Forum berlangsung dinamis melalui sesi diskusi terbuka dan tanya jawab. Para peserta mengajukan pertanyaan terkait: Strategi kolaborasi program kerja, Komitmen pemerataan dukungan antar himpunan, Transparansi dalam pengelolaan kegiatan mahasiswa dan Peran Ormawa sebagai fasilitator, bukan dominator.

Calon Ketua dan Wakil Ketua menanggapi dengan menekankan pentingnya kepemimpinan inklusif, penguatan sinergi, serta pendekatan berbasis kebutuhan organisasi.

Kegiatan ini turut menghadirkan panelis dari unsur pembina kemahasiswaan dan program studi yang memberikan perspektif antara lain: HIMPARA perlu menjadi pusat diskusi kebijakan publik di kampus, bukan hanya pelaksana kegiatan seremonial, setiap program kerja benar-benar selaras dengan kompetensi inti Administrasi Publik, kegiatan yang dirancang sudah berbasis isu kebijakan publik aktual (reformasi birokrasi, digital governance, pelayanan public, Strategi yang akan dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa secara aktif dan berkelanjutan, membangun sinergi dengan BEM dan himpunan lain tanpa kehilangan identitas keilmuannya, dan rencana program kolaboratif lintas prodi.

Sedangkan untuk HIMANSDAM memastikan program kerjanya selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan praktik MSDM terkini, kegiatan yang dirancang sudah membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja (rekrutmen, performance management, HR analytics), strategi konkret HUMANSDAM dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen konflik mahasiswa, meningkatkan partisipasi aktif anggota, bukan hanya sebagai peserta tetapi juga sebagai penggerak kegiatan dan membangun kerja sama dengan perusahaan, instansi, atau alumni

Dari pelaksanaan forum ini, diharapkan: Terbangunnya komitmen calon pemimpin terhadap kebutuhan tiap himpunan, Terciptanya arah kepemimpinan yang kolaboratif, Meningkatnya kepercayaan organisasi mahasiswa terhadap proses demokrasi kampus dan Terwujudnya sinergi antara himpunan dalam menjalankan program kerja.

Forum audiensi ini menjadi langkah awal dalam memastikan kepemimpinan organisasi mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta periode 2026–2027 mampu menjawab tantangan zaman serta mengakomodasi kepentingan seluruh elemen mahasiswa.