Presiden Prabowo Berduka atas Berpulangnya Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang

0
Presiden Prabowo mendatangi Katederal Jakarta untuk melayat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr Petrus Turang

JAKARTA, Bulir.id – Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (4/4/2025) pukul 06.20 WIB setelah dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.

Uskup Emeritus tersebut lahir di Tataaran, Manado, 23 Februari 1947 dan wafat dalam usia 78 tahun. Berdasarkan keterangan Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang Romo Krispinus Saku, jenasah Mgr Petrus Turang akan diterbangkan ke Kupang pada Sabtu, (5/4/2025).

Ternyata berita duka ini tak hanya dirasakan oleh umat Keuskupan Agung Kupang melainkan juga dirasakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Orang nomor satu RI itu melayat ke Katedral, Jakarta Pusat, tempat jenazah mendiang disemayamkan.

Presiden Prabowo menyebut, selain mengenal Mgr Petrus Turang dengan baik, ketua umum Partai Gerindra tersebut juga masih memiliki hubungan keluarga dengan uskup emeritus Keuskupan Agung Kupang tersebut.

“Saya datang melayat karena memang Mgr Petrus Turang memang saya kenal baik, sering ketemu dan juga ada hubungan keluarga juga. Jadi ya saya kira sebagai manusia kita memberi penghormatan kita, saya ucapkan belasungkawa ke keluarganya semua,” kata Prabowo di Gereja Katedral.

“Ya beliau orang baik, selalu berpikir positif dan beliau selalu kerja untuk rakyat kecil. Itu yang saya tahu,” ujarnya menambahkan.

Jenazah Mgr Petrus Turang nantinya akan disemayamkan di Gereja Kristus Raja Katedral Kupang saat tiba di Kupang dan akan dimakamkan pada Selasa (8/4) pekan depan.

Misa requiem akan dilaksanakan sebanyak tiga kali yakni pada Sabtu (5/4) pukul 18.00 Wita. Lalu misa requiem kedua dilakukan pada Minggu (6/4) pukul 20.00 Wita dan ketiga dilakukan pada Senin (7/4) pukul 19.00 wita.

Lalu pada Selasa (8/4) pukul 09.00 wita akan dilakukan pemakaman yang lokasinya di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang.

Mgr. Petrus Turang ditahbiskan menjadi imam dioses Keuskupan Manado pada 18 Desember 1974. Sebelum menjadi Uskup Agung Kupang, ia sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia atau KWI.

Pada tanggal 21 April 1997, Petrus Turang diangkat Bapak Suci Paus Yohanes Paulus ll menjadi Uskup Koajutor Keuskupan Agung Kupang. Uskup Agung Kupang saat itu adalah Mgr, Gregorius Monteiro, SVD. Setelah pensiun, Mgr. Petrus Turang digantikan oleh Uskup Mgr. Hironimus Pakaenoni.*