Perkuat Nasionalisme dan Iman, Universitas San Pedro Adakan Rekoleksi Bersama

0

KUPANG, Bulir.id – Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Philipus Neri, Universitas San Pedro melaksanakan kegiatan pembinaan iman dan pendampingan rohani (rekoleksi), pengakuan dosa dan ditutup dengan misa kudus, di Aula Biara Frataeran BHK St. Borgias Oesapa Kupang, Minggu 4/4/22.

Tema yang diusung, Mahasiswa Katolik; Warga Gereja dan Warga Negara (Peran serta dalam pembangun di era Milenial). Materi tersebut disampaiakan oleh Pater Kontantinus Lado, OCD.

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih satu hari ini diikuti oleh Mahasiswa yang tergabung dalam anggota Kelompok Mahasiswa Katolik.

Pater menekankan agar sebagai generasi penerus, mahasiswa harus aktif dalam kegiatan kampus yang berjiwa humanis. Sekaligus bersikap kritis, analitis, intelektualistis dan realistis. Sehingga dalam kehidupan dapat menyikapi dinamika sosial yang terjadi.

Mahasiswa mesti memiliki jiwa dedikasi untuk melayani rakyat sebagai perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Alex Andiwatir, S.Fil, M.Si yang merupakan Pembina dari KMK St. Philipus Neri diberikan kesempatan oleh panitia untuk membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya Andy menyampaikan bahwa saat ini banyak mahasiswa Katolik yang terlibat dalam kegiatan menggereja, namun banyak juga yang apatis.

Lebih lanjut alumnus Universitas Airlangga tersebut juga mengkritisi orang muda dewasa ini yang lebih suka berkumpul hanya untuk hal-hal hedonistik seperti pesta pora atau kegiatan hura-hura lainnya.

Ia mengharapkan agar para mahasiswa katolik dapat menjadi agen perubahan penyemangat dalam kehidupan gereja, minimal pada tingkat Komunitas Umat Basis, seperti aktif dalam kegiatan doa Gabungan, atau ikut berpartisipasi dalam tanggungan koor dan kegiatan lainnya.

Pendiri Taruna Akademia itu juga menegaskan, tidak hanya menjadi warga gereja, tetapi Mahasisawa Katolik juga mesti memiliki kesadaran akan dirinya 100%  sebagai warga negara. Karena itu peran serta mahasiswa dalam pembangunan nasional juga menjadi sangat penting.

Pada kesempatan yang sama ketua KMK Jefrianus Un mengatakan Rekoleksi ini diselenggarakan karena pengurus melihat saat ini mahasiswa kurang menyadari peran mereka sebagai mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di kampus dan juga di gereja pada lingkungan tempat tinggalnya. Sehingga kami membuat program pembinaan iman seperti ini yang berkaitan dengan keadaan mahasiswa khususnya mahasiswa Katolik Universitas San Pedro.

Sr Rosalia Amorin Pereira, H. Carm sebagai Ketua Panitia menjelaskan bahwa rekoleksi kali ini hanya fokus pada peran mahasiswa terhadap gereja dan kampus. Partisipasi Mahasiswa dalam kegiatan gereja dan kampus terlihat sangat kurang.

Dengan visi pelayanan dari KMK Universitas San Pedro yaitu Bekerja bersama Tuhan (Operatio Cum Deo), maka kegiatan ini untuk menumbuhkan iman dan semangat mahasiswa Katolik untuk bisa aktif dalam kegiatan gereja dan kampus.

Perwakilan BEM Universitas San Pedro, Balasius Tade memberikan apresiasi pada KMK St. Philipus Neri dengan pelaksanaan kegiatan pembinaan iman ini.

Nathan, sapaan akrabnya menilai kegiatan ini sangat positif, ini merupakan awal yang baik karena sebelumnya belum ada kegiatan seperti ini. Ini harus menjadi semangat untuk bangkit.

Ia juga berharap untuk dilaksanakan lebih luas di tingkat universitas dengan tema yang lebih sentral bagi San Pedro juga untuk Tanah Flobamora.*