Keluarga Besar Cingcoleng Lambaleda Sukses Gelar Cingcoleng Cup II: Perkuat Solidaritas dan Soliditas Keluarga Perantau

0

Jakarta, BULIR.ID – Keluarga Besar Cingcoleng Lamba Leda Jakarta sukses menyelenggarakan Turnamen Voli Putri Cingcoleng Cup II pada Minggu, 18 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung meriah ini digelar di lapangan voli SMA Strada Santo Tomas Akuinas, Kota Tangerang, Banten, dengan melibatkan enam tim voli putri dari berbagai komunitas perantau.

Enam tim yang ambil bagian dalam turnamen ini adalah Porista FC, Molas Elar FC, Cingcoleng FC, Setter Santuy FC, Persemada FC, dan Ata Dite FC. Setelah serangkaian pertandingan seru dan penuh semangat, Molas Elar Jakarta (MEJ) berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Cingcoleng FC di posisi kedua.

Ketua pelaksana kegiatan, Melki Nam, menyampaikan apresiasi atas semangat persaudaraan dan sportivitas yang ditunjukkan oleh para peserta dan pendukung. Ia menyebut turnamen ini sebagai ajang silaturahmi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mempererat ikatan emosional antar keluarga besar perantau asal Lamba Leda.

“Turnamen ini menjadi corong untuk mempererat tali persaudaraan di perantauan. Semangat positif yang tercipta di lapangan kami harap bisa terus terbawa ke kehidupan sehari-hari,” ujar Melki.

Sementara itu, Ketua Umum Keluarga Besar Cingcoleng Lamba Leda Jakarta, Wilhelmus Avin yang akrab disapa Willi, mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan turnamen ini. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Cingcoleng Cup II, termasuk SMA Strada Santo Tomas Akuinas sebagai tuan rumah.

“Saya menyampaikan terima kasih khusus kepada pihak SMA Strada Santo Tomas Akuinas, khususnya kepada Marianno atau Annok yang juga bertugas sebagai wasit utama. Tak lupa kepada wasit poin Sergio dan Metil, serta para wasit garis dari kalangan panitia yang bertugas secara bergantian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Willi menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai penguat solidaritas kekeluargaan di antara para perantau asal Flores, khususnya dari Lamba Leda.

“Kita semua tergerak hatinya untuk terus mempererat solidaritas kekeluargaan. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi tentang perjuangan bersama yang berkelanjutan,” tegasnya.

Cingcoleng Cup II menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan cinta kampung halaman yang tetap terjaga meski jauh di perantauan. Turnamen ini pun ditutup dengan penuh keceriaan dan harapan akan pertemuan yang lebih besar di masa depan.*