OMK Paroki Orong Siap Sukseskan Tablo Paskah 2026, Latihan Intensif Hampir Setiap Hari

0
OMK Paroki Orong saat latihan Tablo di Halaman Gereja Paroki Orong

ORONG, Bulir id – Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Orong sangat antusias menyambut perayaan Paskah 2026 melalui persiapan tablo yang digarap secara intensif. Selama kurang lebih satu bulan terakhir, para anggota OMK menggelar latihan hampir setiap hari demi menghadirkan pementasan yang bukan hanya menarik, tetapi juga penuh makna iman.

Ketua OMK Paroki Orong, Geri Jehadan, menegaskan bahwa latihan yang padat menjadi bentuk keterlibatan nyata kaum muda dalam kehidupan Gereja.

“Kami hampir setiap hari latihan. Ini bukan sekadar soal tampil bagus, tapi bagaimana kami bisa menyampaikan pesan iman dengan sungguh-sungguh kepada umat,” kata Geri kepada Media ini, Sabtu (28/3/2026)

Menurut Geri, tablo yang dipersiapkan akan menggambarkan secara utuh perjalanan sengsara hingga kebangkitan Kristus. Karena itu, setiap anggota OMK didorong untuk tidak hanya menghafal peran, tetapi juga menghayati maknanya.

“Kami belajar memahami setiap adegan, supaya apa yang ditampilkan tidak kosong. Harapannya, umat yang menonton bisa ikut merasakan dan merenungkan maknanya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Paroki Orong, Yovan Jehamat menjelaskan, tablo menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Paskah di paroki. Ia mengapresiasi dedikasi OMK yang begitu antusias mengikuti seluruh proses latihan.

“Teman-teman OMK menunjukkan komitmen luar biasa. Latihan hampir setiap hari selama sebulan ini bukan hal mudah, tapi mereka jalani dengan penuh semangat,” ungkapnya.

Yovan juga menekankan bahwa seluruh persiapan dilakukan dengan koordinasi yang baik antara panitia, OMK, Pastor Paroki, Pastor Vikaris, serta pengurus Dewan Paroki.

“Kami terus berkomunikasi agar semua berjalan searah. Ini kerja bersama, jadi koordinasi menjadi kunci utama,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap tablo yang ditampilkan dapat membantu umat memahami makna Paskah secara lebih mendalam. “Kami ingin tablo ini bukan hanya tontonan, tetapi juga menjadi sarana refleksi iman bagi umat,” katanya.

Perayaan Paskah sendiri merupakan puncak tahun liturgi Gereja Katolik yang diawali dengan Minggu Palma. Pada hari ini, umat mengenang peristiwa Yesus memasuki Kota Yerusalem dan disambut dengan daun palma sebagai tanda kemenangan, sekaligus menjadi awal dari pekan suci.

Perjalanan iman tersebut kemudian berlanjut menuju Tri Hari Suci, yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci. Kamis Putih mengenang perjamuan terakhir Yesus bersama para murid-Nya serta penetapan Ekaristi. Jumat Agung menjadi momen perenungan mendalam atas sengsara dan wafat Yesus di kayu salib. Sementara Sabtu Suci merupakan masa hening penantian akan kebangkitan.

Puncaknya adalah Minggu Paskah, saat umat merayakan kebangkitan Yesus Kristus sebagai tanda kemenangan atas dosa dan maut, sekaligus membawa harapan baru bagi kehidupan manusia.

Dengan latihan yang konsisten, semangat kebersamaan, serta koordinasi yang solid, OMK Paroki Orong optimis dapat menyukseskan tablo Paskah 2026. Lebih dari sekadar pertunjukan, tablo ini diharapkan menjadi media pewartaan yang hidup, yang mampu mengajak umat semakin menghayati makna Paskah dalam kehidupan sehari-hari.