Sambut Pemilu 2024, DPW VOX POINT Indonesia Laksanakan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat Sikka

0

MAUMERE, Bulir.id – Dewan Pimpinan Wilayah Vox Populi Institute Indonesia-Sikka akan mengelar pendidikan politik dalam menghadapi Pemilu 2024 (Pileg, Pilpres, Pilkada) di beberapa Desa di Kabupaten Sikka.

Kegiatan tersebut akan dimulai pada Jumat 29 Juli 2022 di Kelurahan Hewuli Kecamatan Alok Barat kemudian 11 Agustus 2022 di Desa Teka Iku Kecamata Kangae, serta di desa Tilang Kecamatan Nita pada 13 Agustus 2022 dan beberapa desa di kecamatan lainnya.

Ketua DPW VOX POINT Indonesia Sikka Raf Martin mengungkapkan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat kabupaten Sikka dalam mengikuti Pemilu 2024. Hal tersebut menjadikan masyarakat menjadi pemilih yang cerdas dalam menentukan pilihan politiknya pada pemilu 2024.

Sementara Wakil Ketua I DPW VOX POINT INDONESIA-SIKKA, Higinius Wilbrot menyampaikan pelaksanaan pendidikan politik ini juga merupakan salah satu upaya DPW Vox Point Indonesia Sikka sebagai Ormas nasional Kerawam Katolik dalam mendukung dan membantu Pemerintah, KPUD, Bawaslu dan Parpol dalam mewujudkan pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Jujur, Rahasia dan Adil. Hal tersebut sebagaimana sesuai dengan harapan konstitusi Negara yakni Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ayat 22E, Undang-Undang No. 2 tahun 2018 Tentang Partai Politik, UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Dosen di salah satu Universitas di Flores ini juga menghimbau agar masyarakat yang memiliki hak suara dapat menggunakan haknya tersebut dengan menggunakan pertimbangan nalar kritis bukab semata menjadi pemilih emosional.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat yang memiliki hak pilih untuk menjadi pemilih yang rasional bukan sebagai pemilih emosional. Dengan bekal rasional kritis inilah diharapkan mereka dapat menentukan pilihan pemimpin yang memiliki kebijaksanaan teoritis sekalugus praktis sehingga membawa bangsa ini ke depan sebagai bangsa yang besar dan sejahtera,” ungkap alumnus ilmu hukum tata negara tersebut.

Tim Kerja Pendidikan Politik yang diwakili oleh Direktur Bidang Politik, Hukum, HAM Rikardus Trofinus Tola, menyampaikan bahwa dalam pendidikan Politik tersebut akan mengundang Unsur Pemerintah, KPUD, Bawaslu untuk menjadi narasumber. Sasaran pendidikan politik ini lebih kepada pemilih pemula dan masyarakat akar rumput kerena sesungguhnya merekalah pemilik kedaulatan Rakyat.

Lebih lanjut ia juga menegaskan bahwa kegiatan pendidikan politik ini juga merupakan upaya bakti nyata dari DPW VOX POINT INDONESIA Sikka untuk Nian Tana Sikka tercinta.

Sementara itu Direktur Analisis Data DPW VOX POINT Indonesia-Sikka Rikardus Reko menyampaikan bahwa “sebelum diadakan pendidikan politik kita telah melakukan survei dibeberapa titik, dan hasil survei menunjukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat kabupaten Sikka belum maksimal dalam menghadapi momentum pemilihan umum sehingga dengan adanya pendidikan politik kita bisa wujudkan pesta demokrasi yang partisipatif sebagaimana harapan bangsa dan negara.*