Pebasket Timnas Putri Indonesia, Gradita Retong Sumbang Kemenangan Bagi Tim Merah Putih atas Filipina

0

SPORT, Bulir.id – Pebasket putri Indonesia, Gradita Retong membantu kemenangan dramatis tim merah putih atas Filipina di laga ketiga fase grup SEA Games 2023.

Berlaga di Morodok Techo Elephant Hall 2, Phnom Penh, Kamboja, Jumat 12 Mei 2023 siang WIB, Dita cs berhasil menekuk Filipina dengan skor 89-68.

Sebagai point guard, Gradita Retong mengaku perannya itu tidak mudah sebab harus mengatur serangan tim dengan mengontrol bola dan mengoperkannya ke pemain yang tepat di saat yang tepat untuk mencetak skor.

“Dalam seituasi bertahan, tugas point guard adalah berperan sebagai lapisan pertama pertahanan. Selain itu, point guard juga memiliki tugas untuk mencuri bola dari lawan. Ini tugas yang sangat sulit,” kata Dita saat dihubungi Bulir.id.

Gradita Retong sudah berjuang membawa merah putih sejak 2013. Namun dalam karir profesionalnya di timnas, gadis berdarah Uma Uta, Maumere itu baru memperoleh medali perak pada SEA Games 2015 Singapura dan 2021 lalu di Vietnam.

Putri dari Marselinus Retong asal Uma Uta Maumere tersebut mengaku, ingin mengangkat merah putih di kancah internasional dengan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.

Kali ini Dita cs memiliki peluang besar meraih keping medali SEA Games 2023. Pasalnya dengan kemenangan atas Filipina ini, timnas basket Indonesia bak telah menggulung ratu basket Asia Tenggara.

Sebelumnya, penggawa Merah-Putih selalu meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir. Kemenangan atas Filipina ini jadi kemenangan keempat dan akan menjadi modal manis untuk menatap dua laga terakhir.

Dua laga terakhir timnas basket putri Indonesia akan menghadapi Kamboja dan Singapura. Jika melihat dua tim terakhir yang akan jadi lawan Indonesia, di atas kertas Skuad Garuda diunggulkan.

Maka tak heran jika kemenangan atas Filipina ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mengamankan emas.

Laga antara Indonesia vs Filipina berlangsung alot sejak awal pertandingan.

Kuarter pertama, Dita cs mampu mengimbangi gaya bermain dari sang ratu basket Asia Tenggara itu. Filipina kerap mengandalkan shooter-shooter 3 poin. Namun Indonesia masih mampu mengejar dan menipiskan jarak skor.

Hanya saja sepanjang pertandingan kuarter pertama dan kedua, Indonesia selalu dalam kondisi tertinggal.

Di akhir kuarter kedua, Indonesia berhasil memperkecil ketertinggalan dengan raihan skor 37-35.

Selepas jeda, Indonesia langsung tancap gas dan untuk kali pertama berhasil membalikkan keadaan. Skor 37-41 jadi bukti untuk pertama kalinya Indonesia mengambil alih jalannya pertandingan.

Terus menekan dan tak mengendurkan serangan timnas Indonesia berhasil menambah keunggulan. Sehingga memimpin di kuarter ketiga. Mereka kian solid meninggalkan poin Filipina.

Bahkan di penghujung kuarter ketiga, kontingen Indonesia mampu mengamankan kemenangan 63-49.

Lanjut di kuarter terakhir, Gradita Retong cs makin menggila. Meskipun Filipina mulai memberikan pressing ketat, namun garuda muda masih mampu mengatasinya.

Sehingga mereka bisa mengamankan kemenangan dengan skor 89-68.

Indonesia memiliki statistik yang cukup baik di laga ini dengan 48 persen akurasi tembakan atau field goals, 36 persen akurasi tembakan tiga angka, dan 65 persen akurasi tembakan free throw.

Timnas Indonesi juga melakukan 51 rebound, lima blok, yang berbuah pada 15 turn over atau perpindahan penguasaan bola.

Timnas Indonesia kini tinggal menyisakan pertandingan melawan tuan rumah Kamboja dan Singapura di ajang SEA Games 2023.*