Berantas Stunting! Mahasiswa KKN UNIPA Gelar Evaluasi Intervensi PMT Stunting di Desa Bura Bekor

0

MAUMERE, Bulir.id – Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UNIPA dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bekerja sama dengan pemerintah desa melaksanakan evaluasi Intervensi PMT stunting di Aula Kantor Desa Bura Bekor, Kecamatan Bola Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 27 Juli 2023.

Salah satu program utama KKN Fakultas Ilmu Kesehatan UNIPA tahun ini adalah pencegahan serta pengendalian stunting di lingkungan masyarakat Desa Bura Bekor.

Kegiatan tersebut penting dilaksanakan mengingat permasalahan stunting menjadi masalah serius yang dihadapi oleh banyak anak di Indonesia.

Ketua BPD Desa Bura Bekor, Magdalena Arnolda, menyampaikan di desanya terdapat lima anak PMT Stunting dan dua ibu hamil. Ia berharap kehadiran mahasiswa kesehatan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat setempat terutama mengevaluasi penanganan Stunting kedepannya sehingga anggaran dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Merujuk pada rapat evaluasi desa siaga sebelumnya banyak catatan-catatan untuk desa kita terkait stunting, sehingga kita rekomendasikan rapat internal untuk tingkat desa Bura Bekor” ujar Arnolda.

Kegiatan berlangsung terarah bersama masyarakat yang juga memberikan masukan dan arahan untuk penanggulangan Stunting Desa Bura Bekor.

Sementara itu Akademisi Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan UNIPA Ns. Agustina Sisilia Wati Dua Wida, M.Kep dan Pasionista Vianitati ,S Kep., Ners., M.Kes memberikan beberapa catatan terkait stunting, faktor penyebab dan cara pencegahan serta tips dalam menanggulangi Stunting.

Salah satu catatannya, Ns. Agustina menjabarkan tentang upaya pencegahan masalah stunting khususnya pada seribu hari pertama kehidupan.

“Pemenuhan gizi sejak hamil dengan memberi makanan pendamping ASI yang memenuhi kebutuhan gizi harian, serta pemberian ASI sejak lahir sampai usia 2 tahun sangat berperan penting dalam proses tumbuh kembang,” ujar Ns. Agustina.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Filemon sebagai pendamping Desa Bura Bekor. Beliau memberikan arahan kepada masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayur-sayuran.

Ia berharap kader posyandu di desanya tersebut memberikan contoh untuk memanfaatkan pekarangan rumhnya menanam sayuran yang dapat menopang ekonomi sekaligus memberikan dampak signifikan bagi penambahan gizi keluarga.

“Manfaatkan pekarangan rumah anda untuk menanam sayuran yang dapat menambah nutrisi. Saya berharap kepada setiap kader posyandu untuk memberikan contoh kepada masyarakat desa ini,” saran Filemon.

Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh akademisi UNIPA, Ns. Agustina Sisilia Wati Dua Wida, M.Kep dan Pasionista Vianitati ,S. Kep., Ns.M.Kes, PNJ Desa Bura Bekor , Nolastus , Ketua BPD Desa Bura Bekor, Magdalena Arnolda , Mahasiswa KKN UNIPA serta segenap masyarakat dan sasaran PMT Desa Bura Bekor.*