Dhamma Camp Sekoteng 2026: 500 Pemuda Buddhis Satukan Langkah dalam Keberagaman

0

Jakarta, BULIR.ID – Lebih dari 500 pemuda dan pemudi kader PATRIA se-Jawa Tengah berkumpul dalam Dhamma Camp Sekoteng 2026 yang digelar di Kledung Park, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 itu mengusung tema “Grow in Dhamma”. Rangkaian kegiatan diisi dengan pelatihan meditasi, diskusi Dhamma, penguatan kebangsaan, kepemimpinan, hingga kegiatan kebersamaan atau team building.

Kegiatan yang diikuti muda-mudi dari lintas mazhab dan aliran Buddhis ini terlaksana berkat kolaborasi pemerintah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Temanggung. Dhamma Camp menjadi ruang bagi generasi muda Buddhis untuk berkumpul, belajar, berbagi pengalaman, dan membangun kebersamaan dalam semangat Dhamma.

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan, S.E yang menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan generasi muda Buddhis di Jawa Tengah. Dalam pesannya, Bupati Agus menyampaikan bahwa semangat inklusivitas harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari.

“Perbedaan majelis maupun daerah bukanlah batas untuk berjalan bersama. Justru melalui keberagaman, kita dapat saling mengenal, belajar, dan bertumbuh bersama,” demikian dia berpesan.

Selain itu, hadir Pembimas Buddha Kemenag RI Provinsi Jawa Tengah Karbono, S.Ag., M.Pd.B., Ketua Umum DPP PATRIA Ir. Michael Kirana Sutiono, S.T., Ketua DPD PATRIA Jawa Tengah Budhy Krisdiyantoro, Camat Kledung Sumarlinah, serta para tokoh masyarakat dan pembina umat Buddha.

Ketua Umum DPP PATRIA Ir. Michael Kirana Sutiono, S.T., mengatakan Dhamma Camp menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter sekaligus memperkuat kebersamaan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda camping, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan.

“Kegiatan camping ini menumbuhkan semangat belajar, memperkuat kebersamaan, dan memperdalam nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan. Dhammacamp Sekoteng 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh bersama, membangun karakter, serta menanamkan kebajikan dalam setiap langkah,” ujarnya.

Michael berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga melalui kegiatan ini, peserta semakin memahami makna Dhamma, memiliki hati yang penuh kasih dan kebijaksanaan, serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam keluarga, masyarakat, dan kehidupan sehari-hari. Bertumbuh dalam Dhamma, bertumbuh dalam kebajikan,” katanya.

Ketua Panitia sekaligus Ketua DPC PATRIA Kabupaten Temanggung, Woko Anton Santoso, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Dhamma Camp dirancang tidak sekadar menjadi ajang pertemuan generasi muda Buddhis.

“Kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun karakter, kepemimpinan, kepedulian, dan semangat berkontribusi bagi masyarakat. “Grow in Dhamma” menjadi tema utama yang dibawa dalam Dhamma Camp Sekoteng 2026,” katanya dalam keterangan kepada media, Minggu (4/10//26).

Bagi peserta, Dhamma Camp meninggalkan pengalaman yang lebih dari sekadar kegiatan bersama. Pertemuan dengan teman-teman baru, pengalaman bekerja dalam keberagaman, cerita yang dibagikan, hingga berbagai kegiatan bersama menjadi bagian dari proses pembelajaran.

“Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda Buddhis untuk membangun kekeluargaan sekaligus memperkuat semangat berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan penutup kegiatan: Growing Together, Living the Dhamma. One Spirit, One Dhamma.”