Akibat Perseteruan Dani Carvajal dan Lamine Yamal di El Clasico, Pemain Timnas Spanyol Terpecah Dua Kubu

0

SPORT, Bulir.id – Tim nasional Spanyol dikabarkan terpecah menjadi dua kubu setelah perselisihan Lamine Yamal dan Dani Carvajal di El Clasico.

Kedua rekan senegaranya terlihat terlibat perkelahian setelah Real Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 di El Clasico pada 27/10/25.

Semuanya bermula setelah Lamine Yamal melontarkan komentar-komentar yang menghujat Real Madrid menjelang El Clasico. Pemain Spanyol itu menuduh mereka curang dan mengeluh, yang tentu saja tidak disukai oleh skuad Los Blancos.

Namun, Yamal gagal membuktikannya dalam pertandingan tersebut, dengan Real Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 setelah empat kekalahan beruntun mereka di El Clasico musim lalu.

Setelah pertandingan, Dani Carvajal dan Lamine Yamal terlihat terlibat pertengkaran, keduanya menunjukkan gestur tangan yang terkesan menyinggung.

Meningkatnya ketegangan antara Yamal dan Carvajal telah menyebabkan tim nasional Spanyol terpecah belah. Di satu sisi, pemain seperti Fermin Lopez, Pedri, dan Nico Williams dikabarkan mendukung sang superstar Barcelona.

Sementara itu, Dean Huijsen tetap mendukung rekan setimnya di Real Madrid, Dani Carvajal. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih Luis de la Fuente, yang sedang fokus mempersiapkan Spanyol untuk Piala Dunia 2026.

Laporan tersebut lebih lanjut menunjukkan bahwa Luis de la Fuente ingin meredakan situasi sebelum memburuk di ruang ganti Spanyol. Dengan Piala Dunia yang masih beberapa bulan lagi, permusuhan antara dua pemain terpenting dalam skuad mungkin tidak akan diterima dengan baik oleh La Roja. Masih harus dilihat kapan situasi akan mereda, karena perseteruan selama El Clasico telah menjadi hal yang umum selama bertahun-tahun.

Dalam konferensi pers pasca-pertandingan menyusul kekalahan 2-1 Barcelona di El Clasico, Frenkie de Jong mengomentari pertengkaran Yamal dengan Dani Carvajal. Pemain asal Belanda itu berpihak pada rekan setimnya yang berusia 18 tahun.

“Semuanya terlalu dibesar-besarkan. Kalau kamu kenal Lamine dan merasa dia tidak seharusnya membuat pernyataan seperti itu, telepon saja dia secara pribadi. Lagipula, masalahnya tidak terlalu serius. Aku tidak mendengar Lamine langsung mengatakan bahwa Madrid mencuri.”

De Jong merujuk pada komentar Lamine Yamal saat siaran langsung Kings League bersama Ibai Llanos. Dalam siaran langsung tersebut, pemain Spanyol itu tampak menyindir Real Madrid.

Terlepas dari penampilannya, Lamine Yamal memiliki rekor impresif melawan Los Blancos. Ia mencetak gol atau assist dalam semua kemenangan Barcelona di El Clasico musim lalu, dengan mencatatkan tiga gol dan dua assist dalam empat pertandingan di seluruh kompetisi.*