Filosofi Lebah dan Madu di Hari Jadi Bulir.id Yang Pertama

Filosofi lebah dan madu menjadi inspirasi hidup Tim Bulir.id pada perayaan hari jadi pertama Bulir pada Selasa 22 Februari 2022 kemarin. Pada perayanaan tersebut bulir.id mengambil tema "Kind words are like honey: Sweet to the soul and healthy for the body,"

0

Oleh: Yanuarius R. Blaan – Co-founder Bulir.ID

Utama. Bulir.di – “Kind words are like honey: sweet to the soul and healthy for the body.”

Tulisan bijak itu laksana madu: manis bagi jiwa juga sehat untuk tubuh, kurang lebih begitu terjemahan kasar dari kalimat di atas. Begitulah gaung tema yang dipilih oleh tim Bulir.id dalam merayakan satu tahun hari lahir Bulir.id pada Selasa 22 Februari 2022.

Penggalan kalimat yang menjadi tema anniversary tersebut dikutip dari pidato Prof. Dr. Fransisco Budi Hardiman, S.S., M.A. pada saat pidato Pengukuhan Guru Besar Filsafat di Universitas Pelita Harapan pada tanggal 8 Desember 2021 lalu. Perikope penuh makna ini menjadi spirit baru bagi penggawa Bulir.id dalam mewartakan kebenaran dan kebajikan.

Dari perikope di atas, saya merasa tertarik dengan kata honey atau madu. Madu merupakan substansi makanan manis kental yang dihasilkan oleh serangga atau lebah yang sangat bermanfaat dan penuh nutrisi bagi manusia. Madu sendiri merupakan hasil sekresi dari berbagai macam sari bunga atau nektar. Lebah akan memilih sari-sari terbaik dari bunga-bunga pilihan yang akan diolah sedemikian rupa untuk menjadi madu yang kemudian disimpan pada sarangnya sebagai cadangan makanan.

Madu terbaik tak terlepas dari kerja keras para lebah unggul. Para lebah terorganisir dengan baik dan terbagi ke dalam tiga jenis yaitu lebah ratu, lebah jantan dan lebah pekerja. Setiap jenis lebah punya tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam setiap koloninya. Untuk menghasilkan madu yang berkualitas tinggi setiap jenis lebah harus menjalankan perannya masing-masing dengan baik.

Laksana sarang madu, begitulah harusnya Bulir.id menjadi. Bulir harus menjadi wadah penampung berita serta informasi yang membangun, berimbang, optimis dan mencerahkan pembaca. Berita serta informasi yang dimuat harus bersumber dari sumber-sumber terpercaya sehingga kualitas yang dihasilkan pun tidak remeh.

Penulis harus menjadi seperti lebah. Mencari dan mendatangi setiap kembang-kembang terpercaya untuk mengisap sari-sari informasi terbaik. Nektar informasi yang diperoleh kemudian dianalisis secara logis, dipolesi dengan sentuhan filosofis hingga menjadi madu tulisan berkualitas. Tulisan yang sudah sesempurna madu telah siap untuk diupload pada sarang madu website Bulir.id.

Para penggerak media juga harus terorganisir. Pembagian kerja dan tanggung jawab serta peran dalam tim harus jelas. Persatuan yang kuat dengan semangat juang yang sama akan membuat koloni Bulir.id menjadi semakin kokoh. Sehingga kualitas berita yang dimuat di media bisa menjadi nutrisi sehat bagi akal dan logika setiap pembaca.

Sarang lebah adalah rumah bagi para lebah. Di situ mereka hidup, bertelur dan berkembang biak, bahkan di situ pula mereka menyimpan cadangan makanan yang paling berharga. Begitu juga Bulir.id harus menjadi rumah bagi setiap anggotanya. Menjadi tempat kita tumbuh dan berkembang bersama, menjadi tempat di mana kita meneduhkan pikiran, mengistirahatkan setiap hiruk pikuk dunia ke dalam tulisan-tulisan yang menjadi cadangan informasi bagi yang membutuhkan.

Jika setiap anggota Bulir.id bertindak seperti lebah, dan setiap berita serta informasi yang tertuang dalam tulisan sudah semanis madu, maka harapannya sangat besar bahwa suatu saat koloni Bulir.id akan bertumbuh menjadi sosok media yang berkualitas. Menjadi sarang informasi yang dicari-cari oleh semua orang. Dan yang terpenting, mampu memaniskan jiwa setiap pembaca serta menyehatkan akal setiap anak bangsa.

*redaksi_RY_