LCKI Jakarta Jajaki Kerja Sama dengan Bulir.id, Komite Sekolah Jakarta Nyatakan Minat Kolaborasi Pencegahan Kejahatan Pelajar

0

Jakarta, BULIR.ID – Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Jakarta menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama strategis dengan media edukasi Bulir.id dalam upaya memperkuat sosialisasi pencegahan kejahatan, khususnya di lingkungan pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pakar Bulir.id yang juga menjabat sebagai Humas LCKI Jakarta, Asri Hadi, yang menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bulir.id diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi hukum dan kesadaran publik melalui platform media digital.

“Kerja sama dengan Bulir.id menjadi langkah strategis untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif terkait pencegahan kejahatan secara lebih luas, terutama kepada kalangan pelajar, orang tua, dan masyarakat,” ujar Asri Hadi.

Sejalan dengan rencana kolaborasi tersebut, sejumlah Komite Sekolah dari berbagai wilayah di Jakarta menyatakan minat untuk menjalin kerja sama dengan LCKI Jakarta. Hal itu mengemuka dalam pertemuan yang digelar pada Sabtu, 7 Februari, di Restoran Ayam Berkah, Blok M, Kebayoran Baru.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Asri Hadi selaku Humas LCKI Jakarta bersama perwakilan Komite Sekolah dari berbagai sekolah di Jakarta. Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya menyikapi meningkatnya berbagai kasus pelanggaran hukum yang melibatkan peserta didik di sejumlah sekolah.

Para Komite Sekolah menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya perilaku siswa yang mengarah pada tindakan melanggar hukum, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius serta penanganan yang bersifat preventif, edukatif, dan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang pencegahan kejahatan.

Atas dasar itu, Komite Sekolah memandang penting untuk menjalin kolaborasi dengan LCKI Jakarta sebagai organisasi yang fokus pada upaya pencegahan kejahatan di masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Asri Hadi menyambut baik keinginan berbagai Komite Sekolah untuk bekerja sama dengan LCKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa LCKI Jakarta terbuka untuk bersinergi dengan sekolah-sekolah dalam rangka membangun kesadaran hukum, pembinaan karakter, serta penguatan kedisiplinan peserta didik.

Sebagai informasi, LCKI Jakarta sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan SMA Negeri 3 Jakarta. Ke depan, LCKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk memperluas kerja sama dengan sekolah-sekolah lain di wilayah Jakarta melalui berbagai program sosialisasi, edukasi hukum, serta pencegahan tindak kejahatan sejak dini, termasuk dengan dukungan media Bulir.id.

Profil dan Peran Komite Sekolah

Komite Sekolah merupakan lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua atau wali peserta didik, tokoh masyarakat, serta unsur pemerhati pendidikan. Komite Sekolah dibentuk untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan dan menjadi mitra strategis pihak sekolah.

Secara umum, Komite Sekolah memiliki sejumlah peran utama, antara lain memberikan masukan dan rekomendasi kepada sekolah terkait kebijakan pendidikan, program sekolah, serta pengembangan peserta didik. Selain itu, Komite Sekolah juga mendukung sekolah dalam bentuk pemikiran, tenaga, maupun dukungan sosial demi peningkatan mutu pendidikan.

Komite Sekolah turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program sekolah agar berjalan secara transparan dan akuntabel, serta menjadi jembatan komunikasi antara pihak sekolah, orang tua peserta didik, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam praktiknya, Komite Sekolah juga aktif dalam pembinaan karakter, penguatan nilai moral, serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Kerja sama dengan lembaga seperti LCKI Jakarta dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja dan pelanggaran hukum di kalangan pelajar.

Kolaborasi lintas pihak ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan taat hukum.