Mitra Seni Indonesia Sinergikan Pelaku Seni dan Ekonomi Kreatif Dalam FSB 2023

0
Pengurus Mitra Seni Indonesia bersama Dewan Redaksi Bulir.id Drs. Asri Hadi

Jakarta, BULIR.ID – Mitra Seni Indonesia (MSI) kembali menggelar Festival Seni dan Bazaar (FSB) 2023 menampilkan keaneka ragaman seni budaya Nusantara serta produk UMKM dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Jakarta ke 496 dan Hari Anak Nasional.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana di Gedung Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Kemang Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2023).

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana mengapresiasi penyelenggaraan Festival Seni pasca pencabutan masa pandemi yang diselenggarakan MSI.

Dikemukakan kepala Dinas Kebudayaan Iwan Henry, masa Pandemi membuat tradisi pertunjukan seni dan budaya hampir punah.Iwan Henry juga menilai MSI tidak hanya dapat tampil sempurna, namun mampu mengembangkan seni dan budaya di Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Iwan Henry juga mengundang para pelaku seni MSI untuk tampil mempersembahkan acara seni dan budaya di Taman Ismail Marzuki dan Gedung Kesenian Jakarta .

Selanjutnya, Wakil Ketua Harian II Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Franka Makarim, menyambut baik diselenggarakannya Festifal Seni dan Bazaar MSI. Franka Makarim berharap Festifal ini dapat menjadi ajang pertemuan antara para pelaku seni budaya dan penggerak ekonomi kreatif di dalam negeri.

Franka Makarim juga mengharapkan dukungan terhadap pelaku seni dan penggerak ekonomi kreatif tidak hanya kita rayakan selama FSB berlangsung, tetapi hendaknya dapat kita jaga dan kuatkan untuk meningkatkan kesejahteraan berkat keberagaman budaya yang kita miliki.

Sementara itu, Pemerhati Seni dan Budaya Devi Luhut Pandjaitan, yang juga sebagai Penasehat MSI, dalam sambutannya, mengatakan Mitra Seni Indonesia merupakan salah satu perkumpulan yang memiliki potensi kuat untuk melestarikan seni dan budaya dengan memberdayakan para pelaku seninya serta berkolaborasi dengan komunitas sejenis. D

evi Luhut Pandjaitan juga berharap dalam pelestarian seni budaya yang merupakan salah satu misi yang diemban Mitra Seni hendaknya dapat mengajak lintas generasi dalam setiap kegiatannya, agar pelestarian seni tetap terjaga.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Mitra Seni Indonesia, Sari Ramdani Basri mengatakan, kegiatan Festival Seni dan Bazaar MSI ini baru kembali digelar setelah dua tahun terhenti akibat pandemi.

Kegiatan ini sudah menjadi agenda MSI yang digelar sebagai ajang gelar seni dan budaya serta ekonomi kreatif.MSI mengajak berbagai kelompok sanggar kesenian, serta komunitas seni.

Di sisi lain ketum MSI Sari ,mengatakan berbagai inovasi dan kreatifitas yang dihasilkan pelaku industri kreatif memerlukan wadah untuk mengekspresikan karyanya.

Salah satunya melalui bazaar dan pameran. Diharapkan melalui FSB ini dapat mendorong pelaku ekonomi kreatif bersinergi dengan pelaku budaya Festival Seni dan Bazaar yang diikuti 100 UMKM ini, juga menggelar karya kreatifitas anggota Mitra Seni Indonesia dalam Bidang UMKM, mulai kerajinan hingga kuliner.

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) berpartisipasi mendukung Festival ini untuk mengembangkan UMKM di Indonesia menuju ekonomi kreatif. Pihaknya akan terus menggarap pemberdayaan UMKM untuk memberikan akses pasar yang lebih luas dengan memberikan
pendampingan.

Festival Seni dan Bazaar yang berlangsung hingga 16 Juli mendatang, dengan tema “Budaya Lestari Seni, Kreasi dan Karya” ini mengangkat seni budaya Betawi dengan berbagai kesenian tari, gambang kromong , serta Seni dan Budaya Batak dengan berbagai kesenian daerah ini.

Disamping itu talk show dengan para ahli di bidangnya,serta penampilan seni tari & Angklung dari anak-anak yang tergabung dalam Yayasan Sindroma Down Indonesia.

Selain itu para artis terkenal ibukota juga ikut memeriahkan Festival ini, diantaranya Hary de Fretes dan Amira, bahkan penyanyi sepanjang masa seperti Rita Nasution, Aida Mustafa, Vivi Sumanti dan Dian Pisesha ikut memeriahkan acara ini.

Diharapkan Festival Seni dan Bazaar MSI ini dapat menjadi ajang kolaborasi seni budaya dan karya Nusantara agar lestari dan berkembang.

Sekilas mengenai Mitra Seni Indonesia (MSI)

MItra Seni Indonesia (MSI) adalah perkumpulan yang bersifat nirlaba, non politik dan berbadan hukum, didirikan pada tanggal 9 Agustus 2007.

MSI merupakan wadah bagi pemerhati atau pencinta dan pelaku seni untuk bersama-sama mengembangkan talenta dalam berkesenian.
Mitra Seni Indonesia didirikan oleh Ir.Sanyoto Sastrowardoyo (alm), Ibu Susrinah Sanyoto dan Ibu Sri Harmoko.

Saat ini anggota MSI berjumlah hampir 958 orang Mitra Seni Indonesia memiliki berbagai kelompok pelatihan diantaranya angklung, arumba, kolintang, tangklung, paduan suara, seni lukis, karawitan, tari tradisional, line dance, olah vokal dan terbuka bagi masyarakat yang mencintai seni.