Peringati Hari Ibu Sedunia, Paus Fransiskus Percayakan Semua Ibu Kepada Santa Prawan Maria

0

VATIKAN, Bulir.id – Memperingari Hari Ibu Sedunia, Paus Fransiskus mempercayakan semua ibu kepada Santa Perawan Maria, meminta semua orang untuk mengingat juga berdoa bagi semua ibu yang telah meninggalkan dunia ini. Hal itu dikatakannya saat berbicara dari jendela Istana Apostolik, Minggu, 12/5/24.

Paus Fransiskus meminta umat Katolik yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk memberikan tepuk tangan untuk merayakan hari ibu sedunia.

“Hari Ibu dirayakan di banyak negara saat ini. Kita renungkan dengan rasa syukur kepada seluruh ibu, dan marilah kita juga mendoakan ibu-ibu yang telah meninggalkan dunia ini. Kita mempercayakan para ibu pada perlindungan Maria, ibu surgawi kita,” kata Paus.

Paus Fransiskus juga meminta perantaraan Perawan Maria untuk membantu dalam perjalanan hidup menuju surga.

“Semoga Maria yang sudah sampai di tempat tujuan, membantu kita berjalan bersama dengan sukacita menuju kemuliaan Surga,” pesannya.

Paus mencatat bahwa Italia dan banyak negara lain merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan pada hari Minggu. Beliau mengatakan bahwa Yesus menunjukkan kepada kita jalan menuju surga “selangkah demi selangkah”, seperti seorang pendaki gunung yang mendaki puncak, melalui Injil dan Sakramen.

“Langkah-langkah apa yang harus diambil?” tanyanya. “Injil hari ini mengatakan: ‘beritakanlah Injil, baptislah, usirlah setan-setan, tangkaplah ular, sembuhkanlah orang sakit’ (bdk. Mrk. 16:16-18).”

“Singkatnya, lakukanlah karya-karya kasih: memberi kehidupan, membawa harapan, menjauhkan diri dari segala bentuk kejahatan dan kekejaman, menanggapi kejahatan dengan kebaikan, dekat dengan mereka yang menderita.”

Paus Fransiskus menambahkan bahwa semakin kita melakukan “karya-karya kasih” ini, semakin kita membiarkan diri kita ditransformasikan oleh Roh-Nya.

“Dialah yang membangunkan kita dan mengkomunikasikan kepada kita, dengan Firman-Nya dan dengan rahmat Sakramen, keindahan Tanah Air yang kita tuju,” kata paus.

Setelah berdoa Regina Caeli dalam bahasa Latin, paus meminta umat untuk berdoa bagi perdamaian di Palestina, Israel, Myanmar dan Ukraina.

“Saudara-saudari yang terkasih, Saat kita merayakan Kenaikan Tuhan yang membebaskan kita dan ingin kita bebas, saya memperbarui seruan saya untuk pertukaran umum semua tahanan antara Rusia dan Ukraina,” katanya.

Paus Fransiskus menambahkan bahwa dia ingin memastikan “kesiapan Takhta Suci untuk memfasilitasi setiap upaya dalam hal ini, terutama bagi mereka yang terluka parah dan sakit.”

Paus menyampaikan salam kepada para peziarah yang mengunjungi Roma dari Hungaria, Malta, Portugal, Austria, dan Jerman. Paus Fransiskus juga berterima kasih kepada sebuah band dari Jerman yang tampil di Lapangan Santo Petrus sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Paus Benediktus XVI.*