Rektor UNIPA Resmi Buka Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Akademik 2022/2023

0

MAUMERE, Bulir.id – Rektor Universitas Nusa Nipa Indonesia, Dr. Ir. Angelinus Vincentius, M.Si secara resmi membuka perkuliahan tahun akademik 2022/2023 dengan pelepasan balon helium di pelataran Gedung Nawacita Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere, Minggu 21 Agustus 2022.

Pembukaan perkuliahan tahun akademik 2022/2023 tersebut diawali dengan misa yang dipimpin oleh Uskup Maumere Mgr. Ewaldus Sedu dan dihadiri segenap civitas akademika UNIPA Indonesia.

Upacara seremonial pembukaan tahun pelajaran diiringi dengan persembahan lagu-lagu, tarian-tarian, puisi, drama dari perwakilan peserta PKKMB dari seluruh Fakultas. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, Hymne UNIPA, Mars UNIPA dan pelepasan atribut PKKMB 2022 dan pemakaian secara simbolis jas almamater, serta diakhiri dengan closing ceremony (Pelepasan Balon Helium).

Dalam kesempatan tersebut Dr. Ir. Angelinus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapa Uskup Maumere Mgr. Ewal yang berkenan memimpin perayaan misa tersebut. Ia juga berharap agar pesan-pesan yang disampaikan pada homili dapat dimaknai dan ditindaklanjuti dengan meneladani sikap hidup Yesus melalui karya pelayanan dan kasih.

Selanjutnya Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa Drs. Sabinus Nabu dan menyebutnya sebagai abdi Allah yang bekerja keras menata rumah tangga kampus, membiayai kuliah para dosen dan menyiapkan fasilitas lingkungan kampus sehingga menunjang iklim intelektual yang berdaya saing.

“Sejarah baru telah anda toreh dan diharapkan kegiatan PKKMB ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama di lingkungan kampus. Sekaligus dapat membangun semangat mengenal, bersatu, dan berkolaborasi untuk mencapai prestasi terbaik di bidang akademik riset, pengabdian masyarakat, dan kemahasiswaan,” ucap Rektor.

Pembelajaran di kampus, lanjut dia, pascapandemi COVID-19 akan berbeda dengan pembelajaran sebelum pandemi. Pembelajaran ke depan akan banyak memanfaatkan teknologi termasuk perpaduan pembelajaran daring dan luring.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, menerbitkan surat keputusan bersama (SKB) terbaru mengenai pembelajaran tatap muka 100 persen pada masa pandemi COVID-19.

Penyelenggaraan PTM dilaksanakan berdasarkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah pusat dan capaian vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta warga lanjut usia.*