Son Heung-min Tulang Punggung Korea Selatan, Siap Singkirkan Brasil di Babak 16 besar Piala Dunia 2022

0

SPORT, Bulir.id – Striker Tottenham, Son Heung-min akan menjadi tulang punggung Korea Selatan dalam menghadapi Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Stadion 974, Qatar, Selasa (6/12/2022) pukul 02.00 WIB.

Bagi rakyat Korea Selatan, Son dipuja layaknya superstar, ikon sekaligus pahlawan. Di pundaknya, Son memikul beban sebagai harapan bangsa.

Di setiap pertandingan grup Korea Selatan, ada penggemar yang selalu mengenakan baju bergambar Son.

“Tentu saja Son adalah pemain favorit kami. Kami tahu dia akan mencetak gol,” kata kata salah satu suporter Korsel saat negara Gingseng itu bermain imbang 0-0 dengan Uruguay.

Di Metro, sistem transportasi lokal Doha yang baru dibangun, para penggemar membawa potongan karton bertuliskan nama Son diberi judul “a Sonny day” sebelum kekalahan 3-2 mereka dari Ghana.

Ketika namanya dibacakan dan wajahnya ditampilkan di layar lebar untuk pertama kalinya selama pemanasan pada pertandingan pembukaan mereka melawan Uruguay di Education City Stadium, terdengar suara riuh dari para penggemar Korea Selatan.

Beberapa hari sebelum pertandingan, banyak orang di Korea Selatan khawatir Son tidak akan bermain di Piala Dunia karena ia mengalami patah tulang di sekitar mata kirinya saat melakoni pertandingan Liga Champions Tottenham melawan Marseille pada 1 November lalu.

Namun sang striker pulih tepat waktu dan bergabung dengan skuat di Qatar dengan mengenakan topeng pelindung berwarna hitam, sesuai dengan julukannya sebagai ‘super hero’.

Son telah tampil berkali-kali untuk tim nasionalnya, mencetak 35 gol dalam 107 penampilan, dan tidak ada yang mencetak lebih banyak gol untuk negaranya di Piala Dunia.

Dia berada di urutan keempat bersama Kim Jae-han (keduanya berusia 35 tahun) dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Korea Selatan.

Son belum mencetak gol di Qatar tetapi para pendukung selalu berdiri dan bersorak untuk mengantisipasi ketika dia menguasai bola.

Momen krusialnya sejauh ini datang di waktu tambahan melawan Portugal ketika dia membawa bola ke tepi kotak dan memberi umpan ke Hwang Hee-chan untuk mencetak gol penentu kemenangan dan mengirim Korea Selatan ke babak 16 besar.

Son berlutut penuh waktu, melepas topengnya saat air mata mengalir di wajahnya, diliputi oleh emosi.

Ini adalah ketiga kalinya Korea Selatan mencapai babak sistem gugur Piala Dunia. Lawan mereka di babak 16 besar adalah Brasil yang merupakan favorit. Meski mereka memiliki pemain bintang, penggemar Korea Selatan optimis mereka memiliki peluang.

Di pundak Son, negeri Gingseng itu menaruh harap. Kelak timnya melaju ke babak delapan besar Piala Dunia.*