Zulhas Jadi Mendag, Asosiasi Petani Sawit Kecewa

0

JAKARTA, Bulir.id – Keputusan Presiden Jokowi mengangkat Zulkifli Hasan (Zulhas) menjadi Menteri Perdagangan, menggantikan posisi Muhammad Lutfi membuat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) kecewa.

Askapindo menilai, masuknya orang partai ditubuh Kabinet Indonesia Maju justru membuat situasi tambah keruh. Askapindo mengaitkan keberatan mereka dengan Prestasi Zulhas, Sang Ketua Umum Partai PAN yang menjabat sebagai Menteri Kehutanan di Masa Kepemimpinan SBY.

“Kami tidak setuju orang PAN itu, kan, jam terbangnya sebagai menteri dulu apa yang dilakukan? Selama dia jadi menteri kehutan apa dibuat?” Tanya Ketua DPP Akasindo, Gulat Manurung di Jakarta, Rabu (16/6/22).

Zulhas sebelumnya memang sempat ditunjuk sebagai Menteri Kehutanan era Presiden SBY pada periode 2009-2014 di Kabinet Indonesia Bersatu II. Penunjukan Zulkifli menjadi menteri saat itu tidak lepas dari kedekatan Hatta Radjasa yang saat itu sebagai Ketua Umum PAN dengan SBY.

Kondisi Para Petani Sawit Berada di Ujung Tanduk 

Gulat menambahkan, saat ini kondisi para petani sawit berada di ujung tanduk. Para petani menanti perbaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang dijanjikan oleh pemerintah. Karena sudah hampir sebulan diizinkannya kembali ekspor crude plam oil (CPO), tapi harga justru tidak kunjung naik.

“Sebenarnya kami sudah cukup sabar. Ini sudah tanggal 15 sudah hampir sebulan masa tidak ada perubahan malah makin anjlok,” kata dia.

Berdasarkan data diterima Apkasindo, rerata harga TBS di 22 provinsi penghasil sawit serempak mengalami penurunan pada Selasa, 14 Juni 2022. Untuk petani swadaya atau mandiri rerata harganya tercatat Rp1.680 per kilogram (kg).

Sedangkan petani plasma/bermitra Rp2.105 per kg. Harga kedua kelompok petani di atas masih jauh dari rata-rata yang ditetapkan oleh dinas perkebunan sebesar Rp2.817 per kg.

Demikian juga dengan harga TBS di Pabrikan Kelapa Sawit (PKS) dan Harga Pokok Penjualan (HPP) sebesar Rp2.250 per kg. “Kalau dia [Zulkifli] mendag jadi semakin runyam,” kata Gulat.