Praktisi Media Senior: Jasa Media Relation Dinilai Krusial Perkuat Brand di Era Informasi Digital

0

Jakarta, BULIR.ID – Peran jasa media relation semakin vital dalam membantu kementerian dan lembaga, perusahaan, individu, hingga partai politik membangun dan memperkuat citra di tengah derasnya arus informasi digital. Melalui distribusi press release yang tepat sasaran, pesan yang disampaikan dapat menjangkau publik secara luas, kredibel, dan terukur.

Praktisi media, Kormensius Barus, menegaskan bahwa media relation bukan sekadar mengirimkan siaran pers, tetapi merupakan strategi komunikasi yang terencana untuk membangun persepsi positif di masyarakat.

“Press release yang disusun dengan baik dan didistribusikan melalui jaringan media yang tepat akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap brand, baik itu perusahaan, tokoh, maupun partai politik,” ujar Kormensius dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Di era digital saat ini, kata pria yang merupakan jurnalis senior ini, publik tidak hanya membutuhkan informasi cepat, tetapi juga akurat dan memiliki legitimasi. Media massa, baik online maupun konvensional, masih menjadi salah satu rujukan utama masyarakat dalam mengakses informasi yang terpercaya.

Kormensius menjelaskan, jasa media relation memiliki beberapa fungsi strategis, di antaranya membantu menyusun narasi yang kuat, menentukan momentum publikasi, serta memastikan distribusi informasi ke media yang relevan dengan target audiens.

“Tidak semua informasi layak dipublikasikan dengan cara yang sama. Di sinilah peran media relation menjadi penting untuk mengemas pesan agar memiliki nilai berita dan menarik bagi media,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa bagi partai politik dan tokoh publik, media relation dapat menjadi alat efektif dalam membangun citra, terutama menjelang momentum politik. Sementara bagi perusahaan, distribusi press release yang konsisten dapat memperkuat positioning brand di tengah persaingan pasar.

Selain itu, penggunaan jasa media relation juga dinilai mampu meminimalisir risiko kesalahan komunikasi yang dapat berdampak negatif terhadap reputasi. Dengan pendekatan profesional, setiap informasi yang disampaikan telah melalui proses kurasi dan verifikasi.

“Reputasi itu dibangun dari konsistensi informasi yang disampaikan ke publik. Media relation memastikan bahwa pesan yang keluar tetap sejalan dengan visi dan nilai brand,” jelas Kormensius.

Ia pun menekankan pentingnya kolaborasi antara klien dan tim media relation agar strategi komunikasi berjalan optimal. Transparansi dan kejelasan pesan menjadi kunci utama dalam menghasilkan publikasi yang efektif.

Dengan semakin kompleksnya lanskap media saat ini, jasa media relation diprediksi akan terus menjadi kebutuhan utama bagi berbagai pihak yang ingin menjaga dan meningkatkan eksistensinya di ruang publik.