3 Kemungkinan Pelabuhan Terakhir Mohamed Salah Setelah Hengkang dari Liverpool

0

SPORT, Bulir.id – Kontrak Mohamed Salah di Liverpool akan berakhir pada 2025 mendatang namun kedua belah pihak belum melakukan diskusi mengenai potensi perpanjangan.

Sejak kedatangannya dari AS Roma pada tahun 2017, Mohamed Salah telah menjelma menjadi pemain yang menakutkan di Liga Inggris di bawah bimbingan Jurgen Klopp. Ia menjadi sosok andalan bagi The Reds.

Maestro Mesir yang kini berusia tiga puluhan itu  mengalami cedera belum lama ini berpotensi mempengaruhi kecepatan dan daya tahannya. Negosiasi perpanjangan kontrak Mohamed Salah menghadirkan alur cerita yang menarik.

Keengganan Liverpool untuk menawarkan kesepakatan menguntungkan kepada pemain di atas usia 30 tahun menambah kompleksitas situasi Salah. Meski begitu, pengaruh Salah terhadap tim tetap tidak dapat disangkal, dibuktikan dengan torehan 18 gol dan 10 assistnya yang mengesankan dari 30 pertandingan Liga Premier musim ini.

Kontribusi Mohamed Salah utuk klubnya sangat menonjol. Sehingga tidak ada pemain lain di skuad Liverpool saat ini yang bisa menyamai pencapaiannya.

Berbagai faktor, termasuk kedatangan Arne Slot sebagai manajer dan penunjukan Richard Hughes sebagai Direktur Olahraga, akan memainkan peran penting dalam menentukan masa depan Mohamed Salah di klub. Jika tidak ada yang disepakati bersama, maka ia berpotensi hengkang.

Dengan demikian, spekulasi mengenai tujuan potensial Salah setelah musim panas ini telah mulai muncul ke permukaan, mendorong diskusi tentang ke mana penyerang Mesir itu akan berlabuh selanjutnya.

Dalam artikel ini, kami mengeksplorasi tiga tujuan potensial yang dapat muncul untuk Mohamed Salah jika kesepakatan dengan Liverpool tidak dapat dicapai.

3 Kemungkinan tujuan untuk Mohamed Salah usai hengkang dari Liverpool

3. Bayern Munchen

Meskipun terlihat mustahil, Bayern Munchen dapat muncul sebagai salah satu klub potensial yang menginginkan pemain Liverpool, Mohamed Salah, pada bursa transfer musim panas mendatang, terutama setelah gagal mendapatkan kesepakatan untuk Leroy Sane.

Pemain sayap Jerman, yang kontraknya juga akan berakhir pada tahun 2025, dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk hengkang dari Allianz Arena setelah menjalani musim yang baik di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Meskipun munculnya bakat-bakat muda yang menjanjikan seperti Michael Olise, Yohan Bakayoko, dan Nico Williams di berbagai klub, akuisisi pemain sekaliber Mohamed Salah tidak diragukan lagi akan memperkuat skuad Bayern Munchen. Terlebih lagi, potensi kerjasama Salah dengan Harry Kane di Allianz Arena dapat menjadi kekuatan yang tangguh bagi raksasa Bavaria tersebut.

Namun, perlu dicatat bahwa Liverpool akan menuntut biaya transfer yang signifikan, kemungkinan di sekitar £100 juta, untuk berpisah dengan pemain bintang mereka jika mereka gagal mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak. Terlepas dari implikasi finansial, kedatangan Salah tidak diragukan lagi akan memperkuat skuad Bayern Munchen dan meningkatkan daya saing mereka di tingkat domestik dan Eropa.

2. Paris Saint Germain

Kepergian Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain telah menciptakan kesempatan menarik bagi klub Prancis tersebut untuk mengejar pemain berbakat seperti Mohamed Salah untuk memperkuat lini serang mereka. Sementara rumor kepindahan Salah ke PSG muncul pada musim panas lalu setelah ia bertemu dengan presiden klub, Nasser El Khelaifi, di Maroko.

Namun, hal itu dapat berubah musim panas ini, terutama mengingat ambisi PSG untuk mendapatkan penyerang yang tidak hanya unggul di lapangan tetapi juga memiliki daya tarik komersial yang signifikan. Mohamed Salah sangat cocok dengan profil ini, membuatnya menjadi target yang menarik bagi tim asal Paris tersebut.

Dengan kepergian Mbappe yang meninggalkan kekosongan di lini serang PSG, klub kemungkinan akan mengejar Salah secara agresif jika kedua belah pihak menyatakan ketertarikan mereka.

PSG, yang dikenal karena kesediaan mereka untuk melakukan perekrutan pemain yang mewah, tidak akan ragu untuk melakukan investasi finansial yang besar untuk mengamankan jasa Salah dan memperkuat skuad mereka untuk kompetisi domestik dan Eropa.

Jika Salah setuju untuk pindah ke Paris Saint-Germain, ini bisa menjadi babak baru dalam kariernya yang gemilang, dengan potensi untuk meningkatkan kesuksesan di lapangan dan daya tarik merek global.

1. Al-Ittihad

Menurut ESPN, Al-Ittihad mengajukan penawaran mengejutkan senilai 150 juta poundsterling untuk Mohamed Salah pada jam-jam terakhir bursa transfer musim panas lalu. Namun, Liverpool dengan cepat menolak tawaran tersebut, dengan alasan terbatasnya waktu yang tersedia untuk mengejar target alternatif dan komitmen teguh mereka untuk mempertahankan Salah.

Bahkan jika Al-Ittihad menghidupkan kembali minat mereka musim panas ini, kemungkinan Salah untuk pergi tetap tipis, karena ia sangat berkomitmen untuk Liverpool dan sangat dihargai oleh manajemen klub, yang dipimpin oleh Michael Edwards.

The Reds bersikukuh dengan pendirian mereka untuk mempertahankan pemain sayap bintang mereka kecuali Salah sendiri menyatakan keinginannya untuk mendapatkan tantangan baru Terlepas dari dukungan yang tak tergoyahkan dari Liverpool.

Spekulasi seputar masa depan Salah terus berlanjut, dipicu oleh statusnya sebagai ikon sepak bola Arab terkemuka saat ini. Tidak akan mengejutkan jika Al-Ittihad atau klub lain kembali dengan tawaran menggiurkan lainnya dalam upaya untuk memikat Salah pergi dari Anfield. Namun, mengingat ikatan kuat Salah dengan Liverpool dan tekad klub untuk mempertahankannya, posisinya di dalam tim tetap aman di masa mendatang.*