Reformasi Administrasi Kepolisian: Transparansi dan Akuntabilitas Diperkuat

0

Jakarta, BULIR.ID – Sekretariat Umum Wilayah Hukum Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Optimalisasi Administrasi Polri menuju pengelolaan administrasi modern. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Nurliah Nurdin, MA, Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta.

Acara dibuka secara resmi oleh AKBP Agustin Susilowaty, SH., M.M., selaku Kepala Sekretariat Umum Polda Metro Jaya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi para pegawai yang bekerja di bidang tata usaha dan pelayanan, khususnya di lingkup kesekretariatan.

Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari 20 Kaurrenmin dan 20 staf Renmin satuan fungsi Polda Metro Jaya hadir dan mengikuti kegiatan secara antusias.

Dalam sesi pemaparan, Prof. Nurliah menjelaskan berbagai tantangan administrasi di Indonesia, termasuk di lingkungan kepolisian, seperti birokrasi yang berbelit, kurangnya transparansi, serta dominasi sentralisasi yang menghambat inovasi daerah. Ia juga menyoroti pentingnya reformasi struktural dan kultural dalam institusi Polri untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Salah satu sorotan utama adalah pentingnya digitalisasi sistem administrasi, yang menurut Prof. Nurliah dapat meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan transparansi pelayanan publik. Ia mencontohkan keberhasilan penerapan e-procurement di Korea Selatan dan menyampaikan pentingnya good governance dan new public management sebagai pendekatan ideal dalam reformasi birokrasi kepolisian.

Dalam paparannya, Prof. Nurliah juga memperkenalkan simbol starfish sebagai perumpamaan model desentralisasi yang mendorong penyelesaian masalah di level bawah, dibandingkan dengan sistem spider’s web yang menggambarkan sentralisasi.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif, menunjukkan antusiasme peserta terhadap materi yang disampaikan. Prof. Nurliah menegaskan bahwa profesionalisme dan integritas dalam administrasi adalah kunci untuk menjadikan Polri sebagai institusi yang terpercaya dan modern.

“Semakin cerdas masyarakat, semakin tinggi tuntutan terhadap pelayanan birokrasi. Maka kita sebagai pelayan publik juga harus semakin canggih,” tutup Prof. Nurliah dengan semangat reformasi.*