Airlangga “Bawa Oleh-Oleh Miliaran Dolar” dari AS! Prabowo Langsung Bentuk 3 Satgas Strategis!

0

Jakarta, BULIR.ID – Kunjungan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ke Amerika Serikat membawa angin segar bagi hubungan dagang dan investasi Indonesia-AS. Dalam laporan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, Airlangga mengungkap sederet capaian besar dari negosiasi intensif yang dilakukan, mulai dari penguatan posisi Indonesia dalam perdagangan internasional, hingga potensi investasi miliaran dolar dari sejumlah raksasa industri dunia!

Selama lawatannya, Airlangga dan delegasi RI melakukan pertemuan strategis dengan berbagai pejabat tinggi AS, termasuk US Trade Representative, Secretary of Commerce, hingga tokoh-tokoh ekonomi seperti Director of National Economic Council. Tak hanya itu, dialog juga dilakukan dengan para pelaku industri kelas dunia seperti Google, Microsoft, Amazon, Boeing, hingga asosiasi semikonduktor AS.

“Sikap Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari pihak AS. Surat yang kita ajukan dipandang sangat komprehensif karena tak hanya membahas tarif, tapi juga hambatan non-tarif dan rencana keseimbangan neraca perdagangan,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Istana Negara.

Lebih mengejutkan lagi, Airlangga mengungkap kabar bahwa Indorama siap menggelontorkan investasi sebesar USD2 miliar di Lousiana untuk proyek blue ammonia. Sementara itu, topik negosiasi tarif resiprokal juga berhasil melangkah maju, dengan Indonesia menekan agar perlakuan tarif terhadap komoditas RI setara dengan negara seperti Vietnam dan Bangladesh.

Merespons hasil ini, Presiden Prabowo langsung menyetujui pembentukan 3 Satuan Tugas (Satgas) strategis: Satgas Perluasan Kesempatan Kerja, Satgas Percepatan Iklim Investasi, dan Satgas Perundingan Perdagangan & Keamanan Ekonomi. Ketiganya akan mempercepat tindak lanjut kerja sama dengan AS.

Tak hanya dengan AS, hasil pertemuan dengan 19 perusahaan raksasa Korea Selatan pun dilaporkan. Investasi senilai USD15,4 miliar telah terealisasi, dan kini disiapkan tambahan sebesar USD1,7 miliar! Di antaranya, Lotte Chemicals bahkan menawarkan partisipasi langsung untuk Indonesia, sementara EcoPro, Hyundai, POSCO, dan perusahaan energi hingga pertahanan lainnya siap menambah investasi mereka di Tanah Air.

“Pertemuan dengan Presiden Prabowo berlangsung sangat terbuka. Semua delegasi Korea merasa didengar satu per satu, dan itu yang membuat mereka semakin yakin terhadap kepemimpinan Indonesia,” tutur Airlangga.

Dengan arus masuk investasi jumbo dan penguatan posisi Indonesia di mata mitra global, langkah-langkah diplomatik ekonomi yang ditempuh Airlangga dan Pemerintah kini tampak semakin konkret dan menjanjikan.*