Sekolah Providentia Jakarta Barat Gelar Apel Bersama Peringati Hardiknas

0
Sekolah Providentia Jakarta Barat gelar apel bersama untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diikuti seluruh civitas akademika mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA.

JAKARTA, Bulir.id – Sekolah Providentia Jakarta Barat menggelar apel bersama untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah ini diikuti seluruh civitas akademika mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, bersama dengan para tenaga pendidik dan staf sekolah.

Acara dimulai tepat pukul 07.00 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan pendidikan, khususnya Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional.

Suasana terasa khidmat saat seluruh peserta berdiri tegap dengan penuh hormat. Mereka diajak menyadari bahwa pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun peradaban bangsa.

Apel dipimpin langsung oleh Bapak Arif Setiawan, selaku Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Urusan Kesiswaan SMP Providentia.

Dalam amanatnya, Arif mengajak seluruh peserta didik dan tenaga pendidik untuk tidak melupakan akar dari pendidikan itu sendiri, yakni terkait pembentukan karakter dan akhlak mulia.

“Hari ini kita tidak sekadar merayakan sebuah tanggal penting dalam kalender pendidikan. Lebih dari itu, kita sedang memperbarui komitmen untuk menjadikan akhlak sebagai fondasi pembelajaran,” tegas Arif.

Ia menambahkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan di sekolah harus selalu berjalan beriringan dengan sikap dan nilai-nilai moral.

“Kecerdasan itu penting, tapi tidak boleh lepas dari kebaikan hati dan kesantunan sikap. Kita ingin mencetak manusia yang bukan hanya pandai dalam berpikir, tetapi juga bijak dalam bertindak. Pendidikan adalah jalan menuju kemanusiaan yang utuh,” sambungnya.

Suasana semakin hidup ketika beberapa siswa turut memberikan refleksi singkat tentang makna Hari Pendidikan Nasional bagi mereka.

Oswald Irawan, siswa kelas VIII B dari unit SMP, menyampaikan rasa syukurnya bisa menjadi bagian dari kegiatan ini.

“Saya merasa senang bisa ikut apel bersama teman-teman dari SD, SMP, dan SMA. Ini mengingatkan kami bahwa pendidikan bukan hanya tentang belajar di kelas, tapi juga tentang menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari,” ungkap Oswald dengan mata berbinar.

Serupa, Rafael Keiza, siswa kelas IX SMP menyebutkan bahwa momen Hari Pendidikan Nasional harus dimaknai sebagai titik tolak untuk perubahan dan introspeksi diri.

“Peringatan ini bukan hanya seremonial. Ini adalah ajakan untuk bertransformasi. Kita diajak untuk bertanya: apakah saya hari ini lebih baik daripada kemarin? Apakah saya sudah menghargai para guru dan ilmu yang saya terima? Ini tentang kesadaran untuk terus berkembang,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Meskipun hanya berupa apel tanpa rangkaian acara tambahan, kegiatan ini tetap membekas dalam hati para peserta.

Guru-guru terlihat bahagia menyaksikan semangat anak-anak didiknya, sementara para siswa tampak antusias dan tenang selama kegiatan berlangsung.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Sekolah Providentia tahun ini menjadi bukti bahwa kebesaran sebuah acara tidak diukur dari kemewahan perayaannya, melainkan dari nilai dan pesan yang ditanamkan.

Dalam kesederhanaan, tumbuhlah harapan agar pendidikan Indonesia terus bergerak maju dengan menjadikan akhlak sebagai dasar, ilmu sebagai bekal, dan semangat belajar sebagai suluh yang tak pernah padam.*