Pemprov DKI Jakarta Gelar Paskah Bersama, Usung Tema Tumbuhkan Damai Sejahtera di Kota Jakarta

0

JAKARTA, Bulir.id – Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, menghadiri acara Paskah bersama umat Kristen Katolik dan Protestan di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Jumat, 2/5/25.

Acara Paskah Pemprov DKI tersebut mengusung tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Paskah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Tahun 2025.” Lebih mengerucut lagi diangkat sub tema “Damai Sejahtera di Kota Jakarta.”

Paskah Pemprov DKI tersebut dihadiri sebanyak 4.000 ASN beragama Nasrani di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan pegawai BUMD.

Wakil Gubenur DKI Jakarta, Rano Karno, mengapresiasi dan berharap perayaan Paskah ini semakin mendorong jajarannya untuk menjalankan tugas dan fungsi dengan penuh dedikasi, tanggung jawab serta kepedulian terhadap sesama.

“Saya mengucapkan Selamat Paskah kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang beragama Katolik dan Kristen Protestan. Kiranya semangat Paskah dapat mendorong kita untuk menjalankan tugas dan fungsi dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama,” ucap Wagub Rano.

Mantan gubernur Banten ke-3 ini mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI untuk terus membangun solidaritas di tengah keberagaman agar dapat mengoptimalkan pelayanan publik. Hal ini merupakan wujud nyata dari aktualisasi nilai-nilai Paskah, yaitu kasih, pengorbanan dan kepedulian.

“Semangat Paskah kiranya dapat menguatkan komitmen umat Katolik dan Kristen Protestan di jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, membangun solidaritas di tengah keberagaman, serta menjadi sumber harapan bagi masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peran pemerintah tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan, termasuk kerukunan antarumat beragama.

Pada kesempatan itu pula wagub Rano Karno mengajak seluruh jajaran ASN untuk memperkuat moderasi beragama demi mewujudkan Jakarta sebagai rumah yang aman, nyaman, dan damai bagi semua.

“Saya juga berharap nilai-nilai Paskah dapat menginspirasi jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk terus berinovasi dalam mengoptimalkan pelayanan publik serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan utama dalam membangun Jakarta menjadi kota global yang inklusif. Semoga semangat Paskah terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kita demi menghadirkan sukacita dan kesejahteraan bagi seluruh warga Jakarta,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama pula Ketua Panitia Pelaksana Aktualisasi Nilai-nilai Paskah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2025, Marulina Dewi dalam sambutannya mengucap syukur sebab acara tersebut dihadiri langsung Gubernur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta, serta pemuka agama dan perwakilan organisasi Nasrani.

Marulina Dewi berharap dengan tema dan sub tema yang diangkat pada tahun ini dapat menginspirasi semua orang hidup dalam kasih, penuh pengampunan dan saling menghormati dalam keluarga dan lingkungan sehingga berdampak langsung pada Jakarta dan Indonesia pada umumnya.

Lebih lanjut Marulina Dewi berharap kegiatan ini tidak hanya sekedar ibadah dan kebaktian melainkan mampu membawa nila-nila kristiani dalam kehidupan sehari-hari dan dalam tugas sebagai pelayan publik. Sebab menurutnya, Jakarta yang heterogen memerlukan SDM yang memiliki jiwa pengabdian dan pelayanan yang totalitas.

Ia juga menyampaikan, selain seremonial dan ibadah, dalam rangkaian perayaan Paskah ini pihaknya juga melakukan aksi sosial serta penanaman Mangrove.

Dalam acara tersebut, Gubernur Pramono menyerahkan tali kasih kepada sembilan yayasan dan bantuan berupa 1.000 bibit mangrove. Kesembilan yayasan tersebut yakni PSAA Dorkas, PSAA Tanjung Barat, Yayasan Pondok Kasih Agape, Panti Asuhan Rumah Pemulihan Kasih Anugerah, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin), Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dan Panti Asuhan An’Nimah.*