Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar Sidang Promosi Program Doktor Terapan Buktikan Inovasi Riset untuk Menjawab Tantangan Industri

0

Jakarta, BULIR.ID – Politeknik STIA LAN Jakarta menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor Terapan sebagai tahapan akhir evaluasi akademik bagi mahasiswa program doktor terapan pada hari Jumat (26/6) di Aula Serbaguna Kampus Jakarta. Sidang Promosi Program Doktor Terapan Politeknik STIA LAN Jakarta bertujuan untuk mengevaluasi capaian akademik dan kompetensi peserta dalam menghasilkan karya penelitian tingkat lanjut yang memiliki nilai inovasi serta manfaat nyata.

Sidang promosi tersebut menjadi momentum penting dalam mengukur capaian kompetensi para kandidat doktor terapan, khususnya dalam menghasilkan karya penelitian yang memiliki nilai inovasi, kontribusi keilmuan, serta dampak nyata bagi dunia industri, masyarakat, maupun pengembangan teknologi.

Selain itu sebagai tahapan akhir dalam proses pendidikan doktor terapan, sidang promosi juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kemampuan berpikir kritis, menghasilkan penelitian yang berkualitas, serta mampu menerapkan hasil inovasi secara profesional di lingkungan kerja dan masyarakat.

Pada sidang promosi tersebut, Tri Hidayatno, NPM 1907000011 tampil sebagai promovendus dengan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Pembinaan Industri Kecil Pengecoran Logam Untuk Peningkatan Daya Saing (Studi Kasus Di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten”.  

Promovendus mempresentasikan hasil penelitian terapan di hadapan Tim Penguji yang terdiri dari unsur akademisi, praktisi, serta pakar bidang keilmuan terkait terdiri dari :

  • Ketua Tim Penguji : Dr. Nurliah Nurdin, MA.
  • Sekretaris : Assoc. Prof. Dr. Mala Sondang Silitonga, MA.
  • Promotor : Dr. Abdul Aziz Sanapiah, MPA.
  • Ko-Promotor I: Muhammad Taufiq, DEA
  • Ko-Promotor II: Prof. Dr. R.N. Afsdy Saksono, M.Sc
  • Anggota I: Dr. R. Luki Karunia, MA
  • Anggota II/Eksternal : Prof. Dr. Andriansyah, M.Si

Promovendus memaparkan penelitian ini bertujuan menganalisis factor-faktor penyebab belum optimalnya pembinaan industry kecil pengecoran logam di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, serta merumuskan model pembinaan yang dapat meningkatkan daya saing industry secara efektif dan berkelanjutan.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan motode studi berdasarkan perspektif collaborative governance Ansell dan Gash. Hasil penetian menunjukkan bahwa belum optimalnya pembinaan disebabkan oleh lemahnya prioritas kebijakan, keterbatasan data dan monitoring, ketergantungan bahan baku, rendahnya adopsi keterbatasan kapasitas SDM, akses pembiayaan dan pasar yang belum kuat, belum adanya forum kolaboratif formal, lemahnya kepemimpinan fasilitatif, serta belum mengusulkan Sustainable Multi-Stakeholders Consensus Collaborative Governance Model (Model Tata Kelola Kolaboratif Berbasis Konsensus Multi-Pihak yang Berkelanjutan) yang menekanan penguatan kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, consensus multipihak, monitoring dan evaluasi, keberlanjutan, serta integrasi kebijakan, sumber daya manusia, pembiayaan, bahan baku, dan akses pasar.

Model ini diharapkan menjadi instrument terapan bagi pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaku industry, koperasi, lembaga pendidikan, lembaga keuangan, dan industry bersar untuk memperkuat daya saing industri kecil pengecoran logam secara lebih sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan sidang, promovendus memaparkan latar belakang penelitian, metodologi, hasil temuan, inovasi yang dikembangkan, serta kontribusi penerapan hasil riset terhadap kebutuhan sektor terkait. Setelah pemaparan, promovendus mengikuti sesi pendalaman melalui tanya jawab dan klarifikasi dari tim penguji.

Melalui kegiatan ini, tim penguji menilai kemampuan promovendus dalam mengembangkan solusi berbasis riset terapan, mengintegrasikan pengetahuan dan teknologi, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan industri, masyarakat, dan bidang keilmuan terkait.

Penilaian dalam sidang promosi dilakukan berdasarkan 10 kriteria utama yang mencerminkan capaian akademik, kemampuan riset, serta kontribusi penerapan hasil penelitian, yaitu:

  1. Kebaruan dan orisinalitas penelitian.
  2. Relevansi dan ketajaman perumusan masalah.
  3. Kualitas kajian literatur dan landasan teori.
  4. Ketepatan dan kualitas metodologi penelitian.
  5. Kualitas analisis dan validitas hasil penelitian.
  6. Nilai inovasi dan kontribusi terapan.
  7. Dampak dan manfaat penelitian bagi industri, masyarakat, atau pemangku kepentingan
  8. Kualitas luaran penelitian.
  9. Kemampuan akademik dan penguasaan materi peserta.
  10. Integritas akademik dan profesionalisme.

Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. R. Luki Karunia, MA. menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang promosi doktor terapan merupakan bentuk komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan dengan kemampuan riset tingkat lanjut yang mampu menjawab tantangan dunia nyata.

“Program doktor terapan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga bagaimana hasil penelitian dapat memberikan manfaat dan solusi konkret bagi industri, masyarakat, dan pembangunan nasional,” ujar Prof. Luki Karunia.

Setelah melalui seluruh rangkaian proses ujian, tim penguji melakukan rapat penetapan hasil sidang berdasarkan capaian masing-masing peserta. Hasil keputusan sidang selanjutnya disampaikan secara resmi oleh pimpinan sidang sebagai bagian dari proses akademik Program Doktor Terapan Politeknik STIA LAN Jakarta.

Pelaksanaan sidang promosi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya riset terapan serta meningkatkan kontribusi Politeknik STIA LAN Jakarta dalam pengembangan inovasi berbasis teknologi dan kebutuhan masyarakat.