“Simfoni Sunyi” oleh Gerard N Bibang

0
Gerard N Bibang

 

pada paras sinar wajahmu
tergaung senantiasa simfoni sunyi
mengalun sepanjang waktu
terngiang-ngiang di lubuk hati
menggemakan cinta tanpa hak menurut hukum duniawi
amanat Sang KHALIK untuk mencinta dalam arti paling sejati
mustahil bagi kasatmata
bukan mustahil bagi yang beriman bahwa itulah cinta nyata yang sebenar-benarnya

adalah simfoni sunyimu
menyeka sisa-sisa air mata yang mengguyur pipi hingga daguku
melibas butir-butir kesedihan yang mengalir pedih
menyisakan aroma kerinduan tanpa tepi

wahai simfoni sunyi
jawablah pertanyaanku yang selalu menyinyir tiada akhir
mestikah hidup ini hanya tergaris dalam lengkungan-lengkungan kerinduan?
ataukah tertakdir oleh pelukan hangat di bawah rintik-rintik hujan
dengan komando hasrat nikmat-nikmat raga?
****(gnb:tmn aries:minggu:13.3.2022)

*) Gerard N Bibang adalah dosen sekaligus penyair kelahiran Manggarai, Flores NTT. Ia adalah penyair yang menahbiskan dirinya sebagai petani humaniora. Gerard saat ini berdomisili di Jakarta.