Antisipasi Merebaknya Penyakit DBD, Karang Taruna Teka Iku Rayakan Valentine Dengan Membersihkan Lingkungan

0

Bulir.id Karang Taruna Desa Teka Iku, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur merayakan valentine dengan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan dan memantau jentik nyamuk di sekitar pemukiman warga.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitar desa Teka Iku agar terhindar dari wabah penyakit Demam Berdarah. Pembersihan dilakukan selama dua hari.

Hari pertama (Sabtu, 13/2/2021) dilakukan pembersihan sampah yang tersebar di sepanjang jalur jalan Desa Teka Iku, melakukan penimbunan jalan berlubang dan pemotongan rumput.

Sedangkan di hari kedua (Minggu, 14/2/2021), kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan jentik nyamuk dan penguburan kaleng dan gelas air minum kemasan yang tersebar di sekitar kampung.

“Kali ini kami coba merayakan Valentine Day dengan konsep yang beda dari biasanya. Kami mempersembahkan Kasih sayang kami untuk lingkungan alam sekitar dan sesama keluarga dan masyarakat kami agar kami terhindar dari penyakit. Apalagi musim penghujan seperti ini sangat rentan sekali orang terkena DBD,” kata Soni Sato selaku kordinator kegiatan, saat ditemui Bulir.id.

“Aktifitas ini kami lakukan secara swadaya sebagai bentuk kecintaan anak muda desa terhadap kampung halamannya. Selain itu, kami juga ingin mengingatkan sesama kami akan pentingnya menjaga diri dan keluarga dengan selalu memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan sekitar, ” lanjut Mahasiswa STFK Ledalero ini.

Kegiatan ini pun mendapat dukungan dan respon yang baik dari Pemerintah Desa setempat dan masyarakat sekitar. Warga pun terlibat bersama melakukan pembersihan lingkungan bersama-sama dengan Karang Taruna Teka Iku.

“Kami sangat senang anak-anak muda kami memiliki antusias dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Mereka mengingatkan kami akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan sekitar agar terhindar dari serangan penyakit,” kata Fabianus Virgo. ” Kami berharap kegiatan ini terus digalakan untuk membantu perubah pola pikir warga.”

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua BPD Teka Iku, Edelbertus Bar Mangdare. “Sebagai wakil pemerintah dan orang tua, kami mengapresiasi semangat anak anak muda kami, karena ini menjadi salah satu tolok ukur bahwa anak anak muda kami masih memiliki tanggungjawab moral terhadap lingkungannya, desa dan kampung halaman mereka, meskipun ditengah kesibukan mereka mengerjakan tugas sekolah. Mereka menepis keraguan orang tua yang takut akan anak-anaknya akan mengalami semacam degradasai moral oleh karena pengaruh tekonologi,” ungkap Barto.

Kontributor: Will Noack