BUKAN YANG TERAKHIR (Sesirih Kapur Siang)

0

BUKAN YANG TERAKHIR (Sesirih Kapur Siang)

Oleh Rantho Dannie*

 

Pergilah..! Setelah habis kuatku melerai…
Pergilah..! Setelah habis dayaku melarang…
Ini senja terakhir yang sejenak akan terurai…
Ini pun malam terakhir yang tak pulang kunjung…

Bila ada senja indah selagi bersama, itu rahmat…
Bila ada malam manis selagi bersama, itu berkat…
Bila ada senyum seusai luka, itu kenangan…
Dan bila ada luka yang masih perih, itu ujian…

Pergilah..! Aku rela melepas dengan ikhlas…
Bukan karena lelah mataku membuang pandang…
Namun karena waktu pandangku Kau perpanjang…
Bukan karena penat nafasku menghirup hawa…
Namun terlebih karena waktu nafasku masih bernyawa…

Pergilah..! Karena ini bukan hari yang terakhir…
Tentu ada senja dan malam berikut yang tidak dianulir…

Itulah senja dan malam baru di hari baru…
Saat di mana ada insaf atas langkah yang terkilir…
Saat di mana ada tobat akan laku yang keliru..
Dan saat untuk menuntun raga menjadi lebih baik ke hilir…

Terima kasih atas cintamu, 2021…!
Selamat datang cinta yang baru, 2022…!