Cerita Asri Hadi Soal Rombongan Alumni FEUI 77 Jelajahi Keindahan Banyuwangi: Dari De Djawatan hingga Baluran

0

Banyuwangi, BULIR.ID – Keindahan alam Banyuwangi kembali memikat rombongan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) angkatan 1977, yang mengadakan perjalanan reuni wisata mulai tanggal 19 Mei.

Sebanyak 39 orang alumni, termasuk Asri Hadi, Pemimpin Redaksi Indonews.id sekaligus Ketua Dewan Pakar BULIR.ID, turut serta dalam tur penuh nostalgia dan canda tawa ini.

Setibanya di Banyuwangi, destinasi pertama yang dikunjungi adalah Hutan Trambesi De Djawatan—tempat wisata ikonik yang terkenal dengan puluhan pohon trambesi berumur lebih dari 100 tahun.

Dengan suasana mistis dan alami, lokasi ini menjadi spot favorit untuk sesi foto, mulai dari pasangan muda yang sedang memadu kasih, pemotretan prewedding, hingga dokumentasi keluarga.

Perjalanan dilanjutkan ke Pantai Pulau Merah, sebuah pantai eksotis di selatan Banyuwangi. Di sana, rombongan menikmati keindahan matahari terbenam, diiringi makan malam bersama yang hangat, lengkap dengan musik, tarian, dan gelak tawa — meski tak bisa dipungkiri bahwa seluruh peserta kini telah menyandang status Lansia, namun semangat muda mereka tetap membara.

Hari kedua, rombongan mengunjungi Desa Kampung Anyar, Dusun Rejopuro, sebuah desa yang masih kental dengan budaya Osing, suku asli Banyuwangi. Di sana, para alumni disambut dengan tari-tarian tradisional dan hidangan khas lokal, menciptakan suasana akrab antara tamu dan tuan rumah.

Pada malam harinya, rombongan menikmati suasana kota Banyuwangi dari lantai 11 Hotel Illira, sebuah tempat strategis untuk melihat panorama kota.

Acara malam ditutup dengan diskusi ringan soal kondisi ekonomi Indonesia saat ini, tentu dengan nuansa santai sembari diiringi alunan musik dari hotel.

Petualangan di Alam Liar Taman Nasional Baluran

Hari berikutnya, perjalanan berlanjut ke sisi utara Jawa Timur, tepatnya di Taman Nasional Baluran, Situbondo. Di kawasan yang dijuluki “Little Africa van Java” ini, rombongan menikmati panorama savana luas, menyaksikan langsung kehidupan liar seperti rusa, kerbau liar, monyet, dan berbagai satwa khas lainnya.

Momen kebersamaan ini tak hanya menjadi pelepas rindu antar sesama alumni, tapi juga mempererat persahabatan yang sudah terjalin hampir setengah abad, termasuk di antaranya Laksmi dan Asri Hadi, dua sahabat karib yang telah berkenalan sejak tahun 1977 dan tetap solid hingga kini.

“Perjalanan ini bukan sekadar reuni, tapi juga refleksi akan nilai persahabatan, semangat hidup, dan cinta terhadap negeri. Semoga kebersamaan dan semangat muda para alumni FEUI 77 ini dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” ungkap Asri Hadi.