Mengenal Pengabdian Panjang Asri Hadi, Sosok yang Dilantik Jadi Anggota Bidang Humas LCKI Jakarta

0
Foto (ki-ka: Drs. Asri Hadi, MA; Asri Hadi bersama Mayjen TNI (Purn) Arkamelvi sesama alumni SMAN 3 Teladan Jakarta; Kombes Pol (Purn) Adv Harvin Raslin, S.H selu Ketua LCKI JAKARTA

Jakarta, BULIR.ID – Pemimpin Redaksi Indonews.id, Drs. Asri Hadi, MA, resmi dilantik sebagai anggota Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Jakarta.

Pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Srikandi 2, Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (12/11/2025) dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta tamu undangan dari berbagai lembaga dan organisasi masyarakat.

Penunjukan Asri Hadi ke dalam struktur LCKI Jakarta menandai kepercayaan besar terhadap kiprahnya sebagai akademisi, penggiat sosial, dan tokoh pers yang aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, khususnya di bidang pencegahan kejahatan dan penyalahgunaan narkoba.

“Ya. Hari ini saya dilantik menjadi anggota Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Jakarta. Mohon doanya semoga saya dapat berkontribusi pada negeri ini sesuai visi misi organisasi,” katanya ditemui di sela-sela acara, pada Rabu (12/11/25).

Pantaun di lokasi, puluhan karang bunga ucapan selamat atas dilantiknya pengurus LCKI JAKARTA berjejer di halaman hotel dari sejumlah tokoh, petinggi seperti Kapolri hingga Gubernur Jakarta.

Pengabdian Panjang di Dunia Akademik dan Sosial

Asri Hadi dikenal luas sebagai dosen senior Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang telah mengabdi lebih dari tiga dekade sejak tahun 1986. Ia juga merupakan penerima penghargaan Satyalancana Dwidya Sistha dari Kepala Staf Angkatan Laut atas dedikasinya sebagai dosen luar biasa di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal).

Selain di dunia akademik, Asri Hadi aktif di berbagai organisasi sosial. Sejak tahun 1980-an, ia menjadi bagian dari Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (BERSAMA) — sebuah organisasi nasional yang berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Komitmennya terhadap isu narkoba juga terlihat dari perannya sebagai anggota Presidium Nasional Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN), mitra kerja Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Dewan Pembina Desa Cegah Narkoba.

Setelah mencapai titik purnabhakti di institusi formal IPDN, pengabdiannya terhadap pendidikan tidak redup. Sosok berdarah Minang ini gencar menggalang donasi buku untuk disalurkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah daerah yang mempunyai catatan dan daftar panjang persoalaan yang tidak tuntas diselesaikan.

Melalui Yayasan Cipta Insan Bhakti (YCIB), dimana Asri Hadi menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina, dia memiliki keyakinan bahwa memperbaiki kualitas sumber daya manusia tidak melulu melalui institusi pendidikan formal, namun dapat juga melalui berbagai bacaan yang disediakan, terarah dan terprogram.

Menariknya, melalui yayasan yang diprakarsai sejumlah anak muda NTT Jakarta ini, Asri Hadi melihat menyiapkan generasi emas NTT 2045 tidak hanya dibenahi dari sisi pemberian akses pada informasi dan pendidikan, tapi juga kebutuhan mendasar seperti pengadaan air bersih.

Untuk itu, baru-baru ini, Yayasan ini melakukan pengadaan air bersih utk 2000an warga di NTT. “Air adalah kebutuhan mendasar setiap makluk hidup. Memberi akses terhadap air bersih artinya memberi akses pada kehidupan yang lebih baik. Sehat badan, sehat pikiran,” ucapnya suatu waktu.

Kiprah Internasional dan Kegiatan Advokasi

Sejak 1986, Asri Hadi tercatat sebagai anggota delegasi resmi pemerintah Indonesia dalam berbagai konferensi internasional pencegahan narkoba yang diselenggarakan di Singapura, Brunei, Malaysia, Hong Kong, Australia, dan Indonesia.

Ia juga pernah mewakili Indonesia dalam forum International Federation of Non-Government Organizations (IFNGO) di Sidney pada 1986, Hong Kong (1987), Singapura (1990), Brunei (1995), dan Malaysia (1996).

Pada 2003, Asri Hadi lulus dari Facilitators Program “Bridge Project” yang diselenggarakan oleh Australian Electoral Commission (AEC). Pasca program tersebut, ia ditugaskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melatih para petugas KPU di daerah hingga tingkat KPPS di seluruh Indonesia.

Selain itu, ia juga sempat membantu Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada tahun 2014 sebagai anggota Tim Kajian Tata Kelola Pemerintahan di Wilayah Perbatasan, di bawah koordinasi Prof. Ryaas Rasyid.

Kiprah di Dunia Media dan Organisasi Profesional

Selain aktif di dunia akademik dan sosial, Asri Hadi dikenal sebagai figur penting di media massa nasional. Ia menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Indonews.id, Dewan Redaksi Editor.id, Dewan Pakar Bulir.id, serta Pimpinan Perusahaan Hariankami.com. Ia juga menjadi Bendahara Asosiasi Media Digital Indonesia dan anggota Forum Pimpinan Media Digital Indonesia.

Sejak tahun 2015, ia memimpin Forum Intelektual Studi untuk Indonesia (FIS UI) — organisasi yang beranggotakan para alumni Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia (FISIP UI).

Dalam kiprahnya di media, Asri Hadi secara konsisten memanfaatkan jurnalisme sebagai sarana edukasi publik dan penggerak sosial. Ia juga dikenal rutin membagikan majalah Indonesia News kepada para tamu undangan di Istana Negara setiap peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI sejak tiga tahun terakhir.

Penghormatan dan Warisan Pengabdian

Selain menjadi dosen tetap di IPDN, Asri Hadi juga pernah menjabat sebagai Manager Personalia di PT Rekso Abadi (Grup MRA) pada 1996–1998 dan Manager Advertising Majalah Health News, media yang direkomendasikan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Majalah yang ia kelola pernah didistribusikan secara resmi kepada para tamu undangan Istana Kepresidenan pada peringatan HUT RI ke-64 tahun 2009. Dengan pengalaman panjang di bidang akademik, sosial, dan media, penunjukan Asri Hadi sebagai anggota Bidang Humas LCKI Jakarta 2025–2030 dinilai tepat dan strategis.

Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat sinergi antara LCKI, pemerintah, dan masyarakat dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan serta memperkuat edukasi publik melalui pendekatan komunikasi yang humanis dan berimbang.

Dengan dedikasi lebih dari empat dekade pengabdian untuk bangsa, Asri Hadi kini menjadi simbol nyata dari insan pers dan pendidik yang berkomitmen pada pemberantasan kejahatan, pendidikan karakter, dan perjuangan sosial untuk Indonesia yang lebih baik.*