Piala Dunia 2022 Qatar, Kesempatan Terakhir Neymar Membawa Kemenangan bagi Brasil

0

SPORT, Bulir.id – Brasil pernah berhasil melaju ke semifinal, tetapi di sana mereka dipermalukan Jerman dengan skor 7-1. Empat tahun kemudian, mereka tersingkir di perempat final melawan Belgia.

Jumpa Jerman, Luiz Felipe Scolari memainkan semua pemain terbaiknya kecuali Neymar. Sang bomber harus menepi lantaran dalam laga sebelumnya, kontra Kolombia, dibekap cedera horor. Pukulan yang sangat berat, mengingat sang kapten sosok krusial di lini serang.

Meskipun Neymar sekarang berusia 30 tahun, dia sedang dalam performa terbaik dalam karirnya dan ada harapan nyata bahwa ia bisa mempersembahkan yang terbaik bagi timnya, Brasil.

Sang penyerang tentu bisa berbangga dengan pencapaiannya hingga saat ini. Dia adalah pesepakbola termahal dalam sejarah.

Neymar mencetak 105 gol dalam 186 pertandingan untuk Barcelona. Mencetak 115 gol dalam 163 penampilan untuk Paris St-Germain. Sekaligus pencetak gol terbanyak kedua Brasil dengan 75 gol, berada di belakang legenda Brasil, Pele.

Hingga saat ini, Neymar belum bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di Piala Dunia. Pada tahun 2014, penyerang PSG itu mengalami cedera sehingga tak dimainkan Scolari.

Empat tahun kemudian, ia tampil buruk di Rusia meski mencetak gol dalam kemenangan atas Kosta Rika dan Meksiko.

Neymar telah menjadi bagian dari tim nasional Brasil selama 12 tahun, tetapi satu-satunya kesuksesan besar bersama negaranya adalah Piala Konfederasi 2013 dan emas Olimpiade di Rio 2016. Dia melewatkan Copa America 2019, yang dimenangkan Brasil, karena cedera.

Penantian bertahun-tahun dan kesuksesan besar diraihnya di klub dan Copa seakan belum sempurna, sebab dilevel Piala Dunia, ia belum mampu mencicipinya. Tampaknya Piala Dunia 2022 akan menjadi yang terakhir baginya.

“Saya melihatnya sebagai yang terakhir karena tidak tahu apakah saya memiliki kekuatan pikiran untuk berurusan dengan sepak bola lagi,” katanya dalam film dokumenter DAZN Neymar Jr And The Line Of Kings.

“Saya akan melakukan segalanya untuk tampil baik, melakukan segalanya untuk menang bersama negara saya, untuk mewujudkan impian terbesar saya sejak saya masih kecil. Dan saya harap saya bisa melakukannya.”*