Bisakah Kroasia menghentikan Brasil di Perempat Final Piala Dunia 2022?

0

SPORT, Bulir.id – Laga perempat final akan menyajikan dua pertandingan menarik, sebab tim-tim elite akan menunjukkan siapa yang akan menjadi tim terbaik yang melaju ke babak berikutnya.

Dua pertandingan itu yakni Kroasia akan berjumpa Brasil pada Jumat (9/11/2022) malam WIB dan Belanda jumpa Argentina pada Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB.

Brasil telah lama menjadi daya tarik yang memikat bagi para penggemar sepak bola dunia. Pada babak 16 besar Selecao mengobrak-abrik Korea Selatan dengan penampilan yang memukau.

Anak asuha Tite kini menjadi tim favorit yang digadang-gadang untuk mengangkat trofi pada 18 Desember mendatang.

Tite turut merayakan selebrasi kemenangan atas Korea Selatan. Ia bergabung dengan anak asuhnya saat mereka menari untuk merayakan kemenangan 4-1.

Malam nanti menjadi malam penantian mereka, apakah Brasil memberikan hiburan memukau bagi para penggemarnya?

Piala Dunia 2022 menjadi pertemuan kelima Kroasia dan Brasil di semua ajang. Dua diantaranya terjadi di fase grup Piala Dunia 2006 (menang 1-0) dan Piala Dunia 2014 (menang skor 3-1).

Tite memberikan kepercayaan penuh pada Neymar untuk membawa timnya merebut kemenangan penuh di laga hidup mati ini. Sang bintang tersebut kini telah pulih dari cederanya dan siap melakoni laga kontra Kroasia.

Neymar saat ini sudah mengemas 76 gol dalam 123 penampilan bersama timnas Brasil. Pemain Paris Saint-Germain itu cuma berjarak sebuah gol dari Pele, legenda terbesar sepak bola Negeri Samba.

Brasil tak hanya memliki Neymar, melainkan memiliki deretan pemain muda yang banyak berkiprah di klub elite Eropa. Kehadiran Vini di barisan depan Brasil diprediksi akan mempertajam serangan di laga perempat final nanti.

Selanjutnya Kroasia juga akan memberikan perlawanan sengit. Kemungkinan laga ini akan menjadi ujian terberat bagi juara lima kali Brasil.

Kroasia akan lebih banyak berharap pada gelandang Real Madrid berusia 37 tahun Luka Modric. Kemungkinan laga ini akan menjadi laga besar terakhirnya di timnas.

Modric sangat penting bagi Kroasia seperti sebelumnya. Dia adalah otak di balik pendekatan menyerang timnya. Pengaruhnya sama pentingnya di luar lapangan, bertindak sebagai sosok ayah bagi generasi baru para pemain muda.

Modric, yang memiliki 159 caps dan membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions ke-14 musim lalu, melakukan debutnya dalam pertandingan persahabatan melawan Argentina pada Maret 2006.

Kroasia tidak selalu tampil mengesankan selama turnamen ini tetapi, sekarang memasuki perempat final hari Jumat melawan Brasil, namun apakah Kroasia dapat memberikan kejutan?*