Peran PBB dalam Mengatasi Konflik Dunia Saat Ini

0

oleh

Paulus Jeriano (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Jakarta, BULIR.ID – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, perang berkepanjangan, dan krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia, peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali dipertanyakan.

Lembaga internasional yang didirikan sebagai garda depan perdamaian global ini menghadapi ujian besar, apakah masih relevan menjadi penengah yang efektif, atau justru terjebak dalam kebuntuan politik akibat kepentingan negara-negara besar? Pertanyaan ini menjadi penting untuk menilai sejauh mana PBB mampu menegakkan mandatnya di era konflik global yang semakin kompleks.

Organisasi Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) Merupakan organisasi internasional yang didirikan pada tanggal 24 Oktober 1945, setelah selesainya perang Dunia yang kedua, tentunya adanya organisasi ini membawa visi misi terhadap dunia agar tidak terjadi perang atau Konflik antar sesama negara di dunia ini, adapun tujuan pembentuknya ialah untuk Menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan penghormatan terhadap prinsip hak menentukan nasib sendiri dan persamaan hak. Mencapai kerja sama internasional dalam menyelesaikan masalah ekonomi, sosial, budaya, atau kemanusiaan. Menjadi pusat untuk menyelaraskan tindakan negara anggota demi tujuan bersama tersebut.

Dalam kondisi sekarang ini, patutlah kita bertanya mengenai perannya yang sudah begitu pudar bagi kita karena berapa tahun belakangan ini. Di berbagai belahan dunia sudah terjadi invasi dan konflik besar-besaran terhadap sesama negara seperti, negara Rusia dan Ukraina, Israel dan Palestina.

Akibat dari konflik ini, banyak anak-anak kelaparan dan banyak keluarga yang sudah tidak punya rumah dan memilih mengungsi ketempat yang aman serta kehilangan keluarga yang cintai dan kita melihat PBB belum juga mendapatkan perundingan dari  konflik yang terjadi.

Sementara nyawa di luar sana berserakan dan peran  media juga belum semua tersiar, hal inilah yang kita menjadi takut akan keadaan dunia saat ini yang dimana negara-negara maju sudah menciptakan serta mempraktikkan alutsista perang mereka, seakan-akan berlomba menjadi siapa yang terkuat di Dunia.

Sehingga pada kondisi ini semua masyarakat global panik akan kegagalan PBB ini dan bisa jadi kegagalan PBB ini juga seperti kegagalan Liga bangsa-bangsa (LBB), pada perang dunia kesatu yang membuat perang dunia kedua terjadi.*