Penerima Bintang Jasa Utama, Luthfi Mutty Jabat Komisaris PT PELINDO

0
Luthfi Mutty saat menghadiri acara ulang tahun Prof Ryaas Rasyid ke -72 bersama sejumlah tokoh lainnya di antaranya Asri Hadi selaku dosen senior IPDN dan Dewan Redaksi Bulir.id

Tabur, BULIR.ID – Tahun ini, Prof. Ryaas Rasyid merayakan hari jadinya yang ke-72. Ulang tahun usia intannya ini turut dirayakan oleh sahabat-sahabatnya dekatnya–yang tak lain juga pernah menjadi murid-muridnya.

Salah satunya adalah Luthfi Mutty, yang dikenal sangat dekat dengan Prof. Ryaas. Juga beberapa tokoh seperti dosen senior IPDN Asri Hadi selaku Dewan Redaksi Bulir.id serta sejumlah tokoh lainnya.

Di sela acara tersebut, Dewan Redaksi Bulir Bulir.id bertanya kepada Luthfi Mutty perihal pengangkatan dirinya menjadi Komisaris Independen PT Pelindo.

Mantan Staf Khusus Wapres Boediono ini kemudian membenarkan bahwa saat ini dirinya dipercayakan menjadi Komisaris Independen PT Pelindo, salah satu entitas BUMN.

“Alhamdulillah, saya masih mendapat kepercayaan untuk berbakti pada negara,” ucap mantan Bupati Luwu Utara dua periode itu.

Sontak, semua hadir langsung memberikan ucapan selamat. Tak terkecuali Asri Hadi yang telah mengajukan pertanyaan.

Usut punya usut, menjadi komisaris Badan Usaha Milik Negara ternyata bukan hal baru bagi Luthfi.

Luthfi Mutty saat menghadiri acara ulang tahun Prof Ryaas Rasyid ke -72 bersama sejumlah tokoh lainnya di antaranya Asri Hadi selaku dosen senior IPDN dan Dewan Redaksi Bulir.id

Sebelum terpilih menjadi anggota DPR periode 2014-2019, Luthfi pernah menjabat komisaris di PTPN XIV.

“Mohon doa teman-teman atas amanah ini. Semoga saya dapat menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Pungkas mantan dosen IIP/IPDN ini,” pintanya.

Sekedar informasi, Luthfi pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Politik di Institut Ilmu Politik (IIP) di masa Prof Ryaas menjadi rektor.

Di saat itu pula, di awal reformasi, Presiden BJ. Habibie membentuk Tim Reformasi UU Bidang Politik. Prof Ryaas ditunjuk sebagai ketua tim.

Tim ini ditugaskan menyusun UU Parpol, UU Pemilu, UU SUSDUK MPR/DPR/DPRD dan UU Pemda.

Komisaris Independen Pelindo Luthfi Mutty

Tim yang beranggotakan tujuh orang itu kemudian dikenal dengan Tim Tujuh. Mereka adalah Afan Gaffar (almarhum), Ramlan Surbakti, Djohermansyah Djohan, Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum.

Adapun Luthfi dipercaya sebagai Sekretaris Tim merangkap anggota.

Tim berhasil merampungkan tugas setelah bekerja maraton selama 2 bulan penuh. Oleh pemerintah Tim Tujuh dinilai telah bekerja luar biasa.

Atas kerja keras itu, pemerintah memberi penghargaan Bintang Mahaputra Utama kepada Prof. Ryaas.

Sedangkan kepada enam anggota tim diberi penghargaan Bintang Jasa Utama.*