Paus Fransiskus: Panggilan adalah Tentang Mewujudkan Impian Tuhan

0

Jakarta, Bulir.id – Paus Fransiskus merilis pesan untuk Hari Doa Panggilan Sedunia ke-59 dengan tema “Dipanggil untuk Membangun Keluarga Manusia,” dan mendorong setiap orang di Gereja untuk memberikan yang terbaik dari diri mereka sendiri “dalam rencana ilahi yang agung ini!”

Paus Fransiskus mengatakan bahwa ketika kita berbicara tentang panggilan, kita berbicara tentang mewujudkan impian Tuhan.

Bapa Suci melakukan pengamatan dalam Pesan yang dirilis Kamis untuk Hari Doa Panggilan Sedunia ke-59, yang jatuh tahun ini pada tanggal 8 Mei, dan bertema “Dipanggil untuk Membangun Keluarga Manusia.”

Gereja merayakan Hari Doa Panggilan Sedunia pada Minggu Keempat Paskah, juga dikenal sebagai Minggu Gembala yang Baik.

Dalam pesannya, Paus mengingatkan para religius dan klerus bahwa mereka dipanggil: menjadi protagonis misi Gereja; untuk menjadi penjaga satu sama lain dan ciptaan; untuk menyambut tatapan Tuhan; untuk menanggapi tatapan Tuhan; dan untuk membangun dunia persaudaraan.

Kita ada di hati Tuhan

“Sebagai orang Kristen, kita tidak hanya menerima panggilan secara individu; kita juga dipanggil bersama. Kami seperti ubin mosaik,” kata Paus.

“Masing-masing indah dalam dirinya sendiri, tetapi hanya ketika mereka disatukan mereka membentuk gambar. Masing-masing dari kita bersinar seperti bintang di hati Tuhan dan di cakrawala alam semesta.”

Pada saat yang sama, katanya, kita dipanggil untuk membentuk konstelasi yang dapat membimbing dan menerangi jalan umat manusia, dimulai dari tempat di mana kita hidup.

Misteri Gereja, kata Paus, adalah “perayaan perbedaan,” sebuah “tanda dan instrumen dari semua yang menjadi panggilan umat manusia.”

Masing-masing, tegasnya, sangat berharga untuk berkontribusi bagi setiap orang.

Membuat mimpi Tuhan menjadi kenyataan

Paus berkata bahwa ketika kita berbicara tentang “panggilan”, maka, ini bukan hanya tentang memilih cara hidup ini atau itu, atau mengabdikan hidup seseorang untuk pelayanan tertentu, atau tertarik oleh karisma keluarga, gerakan, atau komunitas gerejawi.

“Ini tentang membuat mimpi Tuhan menjadi kenyataan, visi besar persaudaraan yang Yesus hargai ketika Dia berdoa kepada Bapa ‘supaya mereka semua menjadi satu’.”

Paus berkata, “Setiap panggilan dalam Gereja, dan dalam pengertian yang lebih luas dalam masyarakat, berkontribusi pada tujuan bersama, yaitu merayakan di antara pria dan wanita keselarasan berbagai karunia yang hanya dapat dibawa oleh Roh Kudus. ”

Tujuan Tuhan bagi kita

Berbicara kepada para imam, religius, wanita dan pria yang ditahbiskan, dan umat awam, Paus mendorong semua orang untuk “berjalan dan bekerja bersama dalam memberikan kesaksian akan kebenaran bahwa satu keluarga besar manusia yang bersatu dalam cinta bukanlah visi utopis, tetapi tujuan yang sebenarnya Tuhan menciptakan kita.”

Paus mengakhiri pesannya untuk Hari Doa Panggilan Sedunia dengan seruan kepada seluruh Gereja untuk bekerja sama, diilhami oleh kasih Allah.

“Mari kita berdoa, saudara dan saudari, agar Umat Allah, di tengah peristiwa sejarah yang dramatis, dapat semakin menanggapi panggilan ini,” kata Paus.

“Marilah kita memohon cahaya Roh Kudus, sehingga kita semua dapat menemukan tempat yang tepat dan memberikan yang terbaik dari diri kita sendiri dalam rencana ilahi yang agung ini!”*