“Dari Narasi ke Narasi” oleh Gerard N Bibang

0
Gerard N Bibang

DARI NARASI KE NARASI
*kredo kehidupan

pada awal mula adalah kata
sekali terucap jadilah, maka terciptalah
jadilah kehidupan melumer dalam kata
mengkisah dari mulut ke mulut melalui narasi
energi jiwa selama bertualang di bumi

maka siapakah aku? banyak sekali jenis yang telah kulakukan; sebutlah itu pekerjaan kalau engkau boleh mengistilahkannya sebagai pekerjaan tapi bukan aku yang memperkatannya; sebab apa yang kulakukan, banyak yang tanpa nama; aku pun tidak tahu bentuknya; banyak yang tanpa jenis kelamin yang telah disiapkan di kotak-kotak pekerjaan; sehingga tidak jelas identifikasinya

hanya satu sisi yang jelas: yakni aku tidak punya profesi menurut definisi ilmu; aku tidak punya karier, dan tidak punya cita-cita untuk jadi apa dan bagaimana menurut rencana besar yang diangan-angan dan yang dibayang-bayangkan

yang pernah ditulis oleh jari-jariku bukan karya ilmiah, bukan pidato politik, bukan makalah akademis, bukan khotbah dan siraman rohani, bukan puisi atau ragam sastra yang lain, juga bukan analisa dengan beribet-ribet teori bersama catatan kaki yang membuat pusing tujuh keliling

maka tinggal satu kemungkinannya: yang aku tulis itu adalah narasi; merajut kata dalam kisah, merawatnya dalam narasi bagaikan anak sungai mengalir hilir tanpa arah kembali; berbagi sejauh-jauh kaki melangkah; sebab ketika langkahku menapak di alas tiba, kematian sungguh-sungguh tak perlu diundang

maka tinggal satu kemungkinannya: yang kulakukan ialah kehidupan narasi; membentangkan kata tanpa tepi; dari narasi ke narasi; hingga mati
***
(gnb:tmn aries:jkt:kamis:25.11.21)

*) Gerard N Bibang adalah dosen sekaligus penyair kelahiran Manggarai, Flores NTT. Ia adalah penyair yang menahbiskan dirinya sebagai petani humaniora. Gerard saat ini berdomisili di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here