Kadin Tegaskan Mudik Gratis Tidak berpengaruh Terhadap Pelemahan Perputaran Rupiah Selama Lebaran

0

Bulir.id – Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang, menyampaikan perputaran uang selama mudik menyentuh angka Rp 92,3 triliun.

Angka tersebut merupakan hasil proyeksi perkiraan jumlah pemudik yang mencapai 123,8 jiwa atau setara dengan 30.752.000 keluarga di Indonesia.

“Jika setiap keluarga membawa uang rata rata Rp 3.000.000 maka perputaran uangnya sebesar tersebut di atas. Ini dihitung rata rata paling minimal, masih berpeluang diatas itu,” ujar Sarman dalam keterangannya di Jakarta sebagaimana dilansir dari Liputan6.com Senin (17/4).

Sektor yang menjadi tempat perputaran uang selama mudik periode kali ini meliputi sektor usaha transportasi.

Unit usaha lain yang ikut kecipratan untung juga antara lain seperti usaha perhotelan, kuliner, kafe, dan restoran. Selain itu, penjual souvenir dan oleh-oleh khas
juga ikut kecipratan untung akibat mudik lebaran.

Dengan demikian program Mudik Gratis yang dicanangkan oleh Kementrian Perhubungan Republik Indonesia tidak menghambat proses perputaran uang yang terjadi.

Hal ini terjadi karena mudik kali ini tidak hanya berpusat di beberapa pulau besar di Indonesia melainkan menyebar di beberapa daerah

“Mudik Idulfitri tahun ini terdiri atas mudik antar Kabupaten/kota, antar provinsi, antar pulau dan antar wilayah.
Antar wilayah maksudnya dari Kawasan Barat ke tengah dan timur atau sebaliknya,” ujar Sarman Simanjoran

Untuk menjamin pelaksanaan mudik gratis ini pemerintah daerah diminta untuk terus mengawasi harga barang atau jasa supaya setiap pengusaha tidak menaikkan harga seenaknya.

Hal ini dilakukan agar pemudik lebih leluasa dalam membelanjakan uangnya. Harga tiket tempat wisata, perhotelan, makanan, dan oleh-oleh khas diharapkan
tidak mengalami kenaikan sehingga tidak memberatkan pemudik.

Kontributor : Dino Dani