Lima Tahun Berlalu, Begini Cita-Cita dan Penampilan Bocah Pemanjat Tiang Bendera Joni dari NTT

0

Kupang, Bulir.di – Yohanes Ande Kala alias Joni, bocah asal NTT yang sempat viral karena aksi heroiknya memanjat tiang bendera bercerita tentang cita-citanya. Joni sekarang juga berpenampilan keren, khas anak-anak seusianya kekinian.

Joni bercerita, dirinya bercita-cita menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) selepas menamatkan pendidikannya dari Sekolah Menengah Atas (SMA). Menurutnya, dengan menjadi TNI ia bisa mengabdikan diri sepenuhnya untuk negara, terutama untuk menjaga wilayah perbatasan.

“Alasan saya mau jadi anggota TNI, agar bisa menjaga perbatasan Motaain (perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste),” ujarnya, Jumat (5/8/22) seperti dikutip Kompas.com.

                                 Foto:Kompas.com

Joni adalah putra asal Montain, wilayah di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste. Ia sekarang berusia 17 tahun dan sedang duduk di bangku kelas XI SMAN l Atambua, Kabupaten Belu.

Terkait cita-citanya menjadi TNI, Joni meminta dukungan penuh dari semua pihak terutama keluarga, pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Semoga pemerintah kawal selalu saya untuk menggapai cita-cita saya,” ucapnya.

TNI sendiri sebenarnya telah memberi Karpet Merah atas cita-cita Joni Kale untuk menjadi TNI. Hal itu terbukti dari perlakuan TNI yang mengizinkan Joni tinggal di Asrama TNI. Selain agar Joni dekat dengan sekolahnya, juga agar Joni bisa berlatih fisik di asrama TNI Angkatan Darat Kompi Senapan B.

“Saya baru tinggal sebulan di asrama Kompi Senapan B, agar bisa lebih dekat dengan sekolah,” ungkapnya.

Sebelum tinggal di Asrama TNI, Joni harus menempuh perjalanan sejauh 20 kilometer menggunakan sepeda motor dari rumahnya di Desa Silawan menuju sekolahnya di Atambua.

Joni mengatakan, jarak antara asrama dengan sekolahnya sekitar 500 meter, sehingga dia bisa berjalan kaki untuk ke sekolah.

Tentang Aksi Heroik Joni

Aksi heroik Joni Kale bermula saat Ia memanjat tiang bendera untuk membetulkan tali yang tersangkut di ujung tiang. Aksinya itu berhasil divideokan hingga viral di media sosial.

Berkat aksi heroiknya, Joni dan orangtuanya diundang ke Istana Negara, Jakarta, pada 20 Agustus 2018.

                               Foto: Kompas.com

Joni bahkan berkesempatan duduk semeja dengan Presiden Joko Widodo dalam acara silaturahmi Presiden dengan para teladan nasional, pasukan pengibar bendera pusaka, dan gita bahana nasional.

Saat bertemu Jokowi, Joni diajak mengunjungi Dufan dan Taman Mini Indonesia Indah. Selain itu, Joni juga mendapat hadiah sepeda dari Jokowi. Presiden pun berjanji merenovasi rumah Joni di NTT.