Pertama Kali dalam Sejarah, Paus Fransiskus akan Menghadiri KTT G7 untuk Berbicara tentang Kecerdasan Buatan

0

VATIKAN, Bulir.id – Paus Fransiskus akan menghadiri KTT G7 pada bulan Juni untuk berbicara mengenai kecerdasan buatan. Hal tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada hari Jumat, 

KTT Kelompok Tujuh (G7) yang terdiri dari negara-negara industri akan diadakan di wilayah selatan Italia, Puglia, pada 13-15 Juni dan akan mempertemukan para pemimpin dari Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat.

Meloni, yang akan memimpin KTT tersebut, mengatakan dalam sebuah pesan video pada tanggal 26 April bahwa Paus Fransiskus telah menerima undangannya untuk menghadiri sesi KTT dengan topik kecerdasan buatan. 

“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa seorang jeda akan berpartisipasi dalam pertemuan G7,” kata Meloni.

“Saya yakin bahwa kehadiran Sri Paus akan memberikan kontribusi yang menentukan dalam menentukan kerangka kerja regulasi, etika, dan budaya untuk kecerdasan buatan,” tambahnya.

Vatikan telah banyak terlibat dalam pembicaraan tentang etika kecerdasan buatan, menyelenggarakan diskusi tingkat tinggi dengan para ilmuwan dan eksekutif teknologi tentang etika kecerdasan buatan pada tahun 2016 dan 2020.

Paus telah menjamu Presiden Microsoft Brad Smith, Eksekutif IBM John Kelly III, dan yang terbaru, Chuck Robbins, kepala eksekutif Cisco Systems, di Roma yang masing-masing telah menandatangani perjanjian etikat kecerdasan buatan dari Vatikan, “Rome Call for AI Ethics.”

“Seruan Roma”, sebuah dokumen dari Akademi Kepausan untuk Kehidupan, menggarisbawahi perlunya penggunaan AI yang etis sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi, inklusi, akuntabilitas, ketidakberpihakan, kerahasiaan, keamanan, dan privasi.

Paus Fransiskus memilih kecerdasan buatan sebagai tema pesan perdamaian tahun 2024, yang merekomendasikan agar para pemimpin dunia mengadopsi perjanjian internasional untuk mengatur pengembangan dan penggunaan AI.

Paus mendirikan Yayasan RenAIssance pada April 2021 sebagai yayasan nirlaba Vatikan untuk mendukung refleksi antropologis dan etis dari teknologi baru pada kehidupan manusia.

Vatikan telah menyetujui partisipasi Paus dalam KTT G7 tersebut.*