“Rinduku Doaku” Kumpulan Puisi Gerard N Bibang

0

RINDUKU DOAKU

ketika aku merindukanmu
sunyi sendiri dalam kalbu
pintu langit terbuka
partikel udara dan ruang hampa bergetar
bersama-sama mengucapkan cinta kita hingga keabadian

rinduku adalah doa dan pernyataan pasrah
membentangkan jembatan cahaya
menuntun derap langkah ke mana pergi
aku toh tidak sedang halusinasi

tegaknya rinduku mengakar ke lubuk hati
memandangi asal usul cinta sejati
air mata menetes seketika
ingin menyatu denganmu dalam jarak tak terkira

rinduku doaku
energi jiwa mengaliri waktu
nyanyian bisu dalam sanubari
lantang bergema, sendiri dalam sunyi
*(gnb:tmn aries:jkt:selasa:5.4.22)

SEJAUH-JAUH PERGI

satu-satunya hakekat cintaku ialah rinduku
tanpa penghujung hingga habis waktuku
entah berapa lama tinggal di dunia bukan ihwal yang merisau
toh perjalanan di sini hanya untuk tua dan redup
kepada asal mula cinta setiap jiwa kembali
ilmu dan peradaban takkan sampai tuntas mengurai

sejauh-jauhnya pergiku agar sampai kembali
ke mana kalau bukan kepadamu, wahai kekasih
melangkah perlahan-lahan ke rumah rahasia
rumah yang tak ada ruang tak ada waktunya
yang tak bisa dikisahkan kepada siapapun
tapi engkau dan aku sudah tahu
*(gnb:tmn aries:jkt:selasa:5.4.22)

*) Gerard N Bibang adalah dosen sekaligus penyair kelahiran Manggarai, Flores NTT. Ia adalah penyair yang menahbiskan dirinya sebagai petani humaniora. Gerard saat ini berdomisili di Jakarta.

Gerard N Bibang