Asal Usul Kopi Americano: Perang Dunia II Hingga Menu Cafe

0
Asal usul kopi americano
Asal usul kopi americano

Ceruh. Bulir.id – Hampir semua kafe menyediakan kopi americano, mulai dari kedai kecil hingga jaringan internasional. Namun tidak banyak yang tahu bahwa minuman sederhana ini punya kisah di balik namanya.

Tulisan ini membahas Kopi Americano, mulai dari asal-usul, tokoh yang melatarbelakanginya, hingga cara minuman ini menyebar ke seluruh dunia.

Apa Itu Kopi Americano?

Americano adalah minuman yang dibuat dengan mencampurkan espresso dan air panas. Hasilnya lebih ringan dan lebih panjang dari pada espresso murni, tetapi tetap membawa karakter rasa espresso. Karena tanpa susu, americano sering menjadi pilihan penikmat kopi hitam.

Kopi dan Tentara Amerika

Untuk memahami asal americano, kita perlu melihat hubungan kopi dengan militer Amerika Serikat. Menurut The New York Times, kecintaan orang Amerika pada kopi berakar dari dunia militer, tempat kopi menjadi minuman yang diminum beberapa kali sehari. Pada Perang Saudara Amerika, banyak tentara mulai minum kopi karena murah, mudah didapat, dan bisa awet berbulan-bulan tanpa basi.

Memasuki Perang Dunia II, konsumsinya melonjak. Tentara AS disebut memakai sekitar 32,5 pon biji kopi per orang per tahun, dan Korps Intendan Angkatan Darat bahkan menyangrai, menggiling, dan mengirim kopi sendiri ke pasukan di luar negeri. Kebiasaan minum kopi ini ikut terbawa ke Eropa.

Legenda Lahirnya Americano di Italia

Cerita yang paling sering dikutip menyebut Italia sebagai tempat kelahiran americano. Para prajurit Amerika (G.I.) yang bertugas di Italia merasa espresso lokal terlalu kuat karena mereka terbiasa dengan kopi seduh yang lebih ringan. Sebelum espresso modern seperti sekarang, gaya kopi populer di Italia saat itu menyerupai espresso yang dibuat dengan teko moka Bialetti.

Agar rasanya mendekati kopi di kampung halaman, para prajurit konon menambahkan air ke dalam espresso untuk mengencerkannya. Kebiasaan itu lalu direspons oleh pelaku usaha setempat.

Semakin banyak kafe dan restoran di Italia menyajikan “Caffè Americano”, atau kopi Amerika, untuk tentara AS. Menurut War History Online, praktik awal di banyak kedai Italia adalah menyajikan satu shot espresso bersama segelas air panas di sampingnya.

Dari Medan Perang ke Seluruh Dunia

Setelah perang usai, kebiasaan ini tidak ikut hilang. Seiring tentara pulang dan budaya kopi menyebar ke berbagai negara, americano makin populer di luar Italia. Kini minuman ini hadir di menu kedai kopi di seluruh dunia.

Di Indonesia pun, americano menjadi menu dasar yang hampir selalu ada di kafe, dan sering dipilih sebagai alternatif kopi hitam yang lebih ringan. Bahkan pedagang kopi gerobak yang sekarang lagi ramai di Indonesia pun menempatkan americano sebagai salah satu menu utama alias best seller.

Fakta atau Legenda?

Penting dicatat bahwa kisah mengenai sejarah kopi americano diatas lebih tepat disebut sebagai sebuah cerita yang beredar luas dan belum didukung dokumen sejarah yang pasti. Banyak sumber memakai kata “konon” atau “legenda” ketika menceritakannya.

Sebagian menyebutnya kisah yang paling kredibel tentang penamaan Caffè Americano, tetapi tetap ada ruang untuk perdebatan. Karena itu, pembaca sebaiknya memandang kisah Perang Dunia II ini sebagai penjelasan paling populer, bukan kepastian mutlak.

Dua Gaya Penyajian Americano

Perbedaan cara menyajikan americano juga ikut menjadi bagian ceritanya. Ada yang menuangkan air panas ke dalam espresso, sebagaimana kebiasaan tentara AS di Italia, ada pula yang menuangkan espresso ke dalam air panas.

Keduanya menghasilkan rasa yang sedikit berbeda, dan pilihan di antara keduanya tergantung selera. Umumnya, menuang air lebih dulu menjaga lapisan crema di permukaan tetap utuh.

Namun perlu diketahui, dengan semakin berkembangnya penaman kopi, pencinta kopi membedakan kopi americano dan long black dari tata cara penyeduhan. Americano lebih dikhusukan untuk penyajian dengan menuangkan espresso terlebih dahulu kemudia diikuti dengan air panas. Sedangkan long black yang sebaliknya air panas dahulu kemudian dimasukan espresso.

Kesimpulan

Americano adalah contoh bagaimana kebiasaan sederhana bisa menjadi tren global. Dari prajurit yang ingin menikmati kopi ala rumah di tengah perang, lahirlah minuman yang kini dinikmati jutaan orang.

Meski detail sejarahnya masih berupa legenda, cerita ini menunjukkan bahwa kopi selalu terkait erat dengan budaya dan pertemuan antarbangsa.


Catatan: sumber-sumber ini sebagian besar adalah media gaya hidup dan makanan, bukan jurnal sejarah.