Islam Melayani Seluruh Umat Manusia, Mempromosikan Perdamaian dan Cinta

0

SPIRITUAL, Bulir.id – Beberapa orang keberatan bahwa “Jika Islam adalah agama Allah yang benar. Mengapa Islam tidak membantu umat manusia dan mempromosikan perdamaian dan cinta?”

Islam mengajarkan bahwa pengabdian kepada kemanusiaan adalah bagian dari iman. Umat Islam harus secara aktif terlibat dalam kesejahteraan sosial dan dalam memenuhi kebutuhan medis dan pendidikan, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga untuk semua komunitas di mana mereka tinggal.

Al-Qur’an menyatakan dalam Surat 3, ayat 111: Kamu adalah orang-orang terbaik yang dibesarkan untuk kebaikan umat manusia; kamu menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah. ”

Dalam ayat ini, umat Islam telah diperintahkan oleh Tuhan untuk melayani umat manusia dan mempromosikan kebaikan. Jika mereka gagal mencapai hal ini, maka tidak dapat dinyatakan sebagai “orang-orang terbaik”.

Bagaimanapun juga, suatu keyakinan yang tidak peka terhadap penderitaan manusia lain dan tidak cenderung untuk melayani kepentingan kemanusiaan tidak dapat digambarkan sebagai oranh  beritikad baik. Tetapi Islam mengajarkan bahwa umat Islam harus selalu siap melayani umat manusia dan memiliki cinta dan kebaikan untuk semua ciptaan Tuhan.

Al-Qur’an menyatakan dalam Surat 4:37: Dan menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dan menunjukkan kebaikan kepada orang tua, dan kerabat, dan anak yatim, dan orang miskin, dan kepada tetangga yang sanak saudara dan tetangga yang asing dan pendamping di sisi Anda, dan orang yang dalam perjalanan, dan tangan kanan Anda (pegawai). Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.

Dalam ayat ini, Allah dengan sangat indah membimbing umat Islam untuk melaksanakan kewajiban mereka terhadap seluruh masyarakat. Kita harus menunjukkan kebaikan kepada semua orang apakah mereka baik kepada Anda atau tidak. Dengan cara ini dengan mengikuti ajaran ini Anda dapat menciptakan perdamaian, cinta dan harmoni dalam masyarakat.

Nabi Suci Muhammad, semoga damai dan berkah Allah besertanya, menekankan cinta, simpati dan kebaikan terhadap seluruh umat manusia, dia mengatakan “Orang yang tidak bersyukur kepada umat manusia tidak bersyukur kepada Allah” (Tirmidzi). Dalam sabda indah lainnya, Nabi saw bersabda: “Tidak ada di antara kamu yang benar-benar beriman kecuali dia mencintai orang lain seperti dia mencintai dirinya sendiri.” (Bukhori)

Selanjutnya, Nabi Suci Muhammad, semoga damai dan berkah Allah besertanya, menekankan cinta dan kebaikan untuk semua ciptaan Tuhan. Ia bersabda, “Jika seorang Muslim menanam pohon dan manusia dan hewan memakannya, semua ini akan dianggap sebagai tindakan amal yang abadi.” (Bukhori)

Sekali lagi Nabi Suci telah menasihati : “Semua makhluk Allah adalah keluarga-Nya, oleh karena itu, di antara ciptaan-Nya, Allah menyukai orang yang memperlakukan makhluk-Nya dengan baik (dan mengurus kebutuhan mereka). ” ( Miskat)

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad,  pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah, mengatakan: “Simpati bagi seluruh umat manusia adalah kewajiban moral dan kewajiban ” (Arbaeen)

Jamaah Muslim Ahmadiyah telah membuka banyak klinik medis dan rumah sakit yang menawarkan bantuan medis gratis. Di Afrika upaya ini telah melayani masyarakat lokal selama beberapa dekade. Demikian pula, Komunitas itu telah meluncurkan beberapa proyek sosial untuk membantu negara-negara berkembang di Afrika dan Asia, dan membantu para korban perang dan bencana alam di mana pun terjadi.

Mereka telah mendirikan badan amal, Humanity First yang dikhususkan untuk mempromosikan dan menjaga pelestarian kehidupan dan martabat manusia. Ini adalah lembaga bantuan dan pembangunan internasional non-politik, non-sektarian.

Selain itu, Jemaat Muslim Ahmadiyah secara teratur menyelenggarakan lari maraton amal untuk membantu berbagai badan amal Inggris termasuk Save the Children, Imperial Cancer Research dan British Heart Foundation. Hal ini menunjukkan bahwa ajaran Islam berusaha untuk selalu melayani umat manusia dan mempromosikan perdamaian dan cinta.*