“Akhir-akhirnya,” oleh Gerard N Bibang

0
Gerard N Bibang

AKHIR-AKHIRNYA

duduk tercenung, di sini
seorang diri
ke langit-langit sunyi kupejamkan mata
kusebut dua nama: Allah yang mempesona
dan engkau, kekasihku
dengan mulut gagu dalam bisu

akhir-akhirnya di dalam sergapan gegap gempita dunia yang hiruk pikuk
desahmu dengan jelas menyapa kalbuku: luv u, luv u
akhir-akhirnya di atas jalan sunyi ini
aku menapak sendirian tapi tdk sendiri
senyata-nyatanya cintaku tak berbagi
hingga mati
tanpa terlintas sedikitpun lidahku berucap untuk berhenti mencinta
sudah engkau paham sejak tatapan pertama kita
***
(gnb:tmn aries: jkt: selasa:23.11.21)

*) Gerard N Bibang adalah dosen sekaligus penyair kelahiran Manggarai, Flores NTT. Ia adalah penyair yang menahbiskan dirinya sebagai petani humaniora. Gerard saat ini berdomisili di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here