Majukan SDM NTT, Dosen Senior IPDN hingga Pengusaha Nasional Dorong Bulir Terus Bergulir

0

Tabur, BULIR.ID – Terobosan yang dilakukan sekumpulan anak muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jakarta terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Salah satunya dari pengusaha nasional, Poernomo.

Sosok pengusaha yang punya beragam usaha di berbagai daerah di Indonesia ini tergugah untuk ikut membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di NTT. Hal ini ia buktikan dengan menyumbang ratusan buku melalui Komunitas Bulir Menabur (KBM).

Penyerahan secara simbolis ratusan buku dari Poernomo ini diwakili oleh Dosen Senior Institut Pemerintahaan Dalam Negeri (IPDN) Asri Hadi kepada Direktur Bulir.id Rikard Djegadut disaksikan Direktur Pemberitaan Laurens Djanuar di Kompleks Kampus IPDN, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (5/6/22) pagi.

Ratusan buku sebelumnya juga diserahkan Asri Hadi, selaku Dewan Redaksi Bulir.id untuk mendukung stok buku di Taman Baca Komuitas Bulir Menabur (TBKBM) di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan penyerahan buku tersebut, Asri Hadi mengatakan jika punya niat baik dalam membantu sesama membuka akses dan mengakselerasi pengetahuan harus segera dieksekusi.

“Jadi jalan aja dulu. Kalau kita punya niat baik dan mulia, akan selalu dibukakan jalan. Dalam hal ini, niat baik untuk membangun SDM generasi muda NTT harus dieksekusi. Jangan menunggu,” kata Asri Hadi.

Foto: Pengusaha Nasional, Poernomo (kiri) bersama Dewan Redaksi Bulir.id, Asri Hadi (kanan)

Asri Hadi berharap, ke depan, banyak anak-anak muda asal NTT yang mengenyam pendidikan di Institut Pemerintahaan Dalam Negeri (IPDN) tempat dirinya mengabdi. Sejauh ini, katanya, jumlah anak-anak muda NTT yang menempuh pendidikan di IPDN sangat sedikit.

“Yang paling penting adalah persiapan agar bisa lolos test masuk. Kuncinya banyak belajar, banyak baca, salah satunya dengan akses yang kalian berikan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Bulir.id Rikard Djegadut menyampaikan semua kegiatan yang dilakukan pihaknya begerak di bawah badan hukum berupa yayasan yakni Yayasan Cipta Insan Bhakti (YCIB).

“Kita punya mimpi besar untuk NTT. Sudah 75 tahun Indonesia merdeka, namun kualitas SDM di NTT masih stagnan, semacam jalan di tempat. Maka kita bergerak dengan tekad menuntaskan persoalan ini,” kata Rikardo-sapaan akrabnya.

Menurutnya, segala persoalan dan ketertinggalan NTT di segala sektor, faktor utamanya adalah kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Beragam masalah di NTT itu muaranya di SDM. Sebetulnya, permasalahan SDMnya akibat dari distribusi pengetahuan yang tidak merata dan kurang seragamnya akses terhadap informasi dan pendidikan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Bulir bergerak dan bernaung di bawah yayasan Cipta Insan Bhakti (YCIB). Yayasan ini memiliki sejumlah program antara lain pendistribusian buku-buku di berbagai taman baca milik Komunitas Bulir Menabur yang tersebar di berbagai daerah di NTT.

Adapun buku-buku yang diterima oleh YCIB antara lain buku pendukung pembelajaran, buku motivasi, novel, komik, dan buku lainnya yang sesuai dengan segmentasi usia pembaca seperti usia SD, SMP, SMA hingga Mahasiswa.

Selain itu, YCIB juga tengah merancang kerja sama dengan peguyuban sejumlah Rumah Susun (Rusun) di Jabodetabek untuk memberikan kursus bahasa inggris gratis bagi anak-anak NTT di Jakarta. Kursus ini menitikberatkan pada conversation.

Selanjutnya, YCIB juga menggelar seminar berseri baik online maupun offline dengan mengangkat tema-tema seputar Indonesia bagian Timur, khususnya NTT.

Bagi pembaca yang ingin mengambil bagian dalam kegiatan YCIB baik dengan mendonasikan buku-buku bekas layak baca, maupun dukungan dalam bentuk dan caranya masing-masing dapat menghubungi pihak YCIB di nomor 0853 2786 0471 a.n Djanuar.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here