Memalukan! Begini Kronologi Oknum Prajurit TNI Tendang Pengendara Motor Ibu dan Anak di Bekasi

0

JAKARTA, Bulir.id – Beredar sebuah video viral, seorang oknum Anggota TNI yang menendang pengendara motor perempuan yang diketahui bernama Sri Dewi membonceng seorang anak di Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat pada Senin, 24 April 2023.

Diketahui yang menabrak motor perempuan adalah Praka Arya Novel Gideon yang berasal dari kesatuan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 471 Pasgat.

Peristiwa itu kemudian ditanggapi serius oleh kesatuan dimana Praka bernama Arya Novel Gideon bernaung. Sebagai konsekuensinya ia ditahan dan mendapatkan hukuman disiplin.

Kapuspen TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono menyatakan prajurit TNI yang menendang pemotor Ibu-ibu di Bekasi, beberapa waktu lalu telah ditemukan dan ditangkap.

“Akibat perbuatannya, Praka Arya sudah ditahan dan mendapatkan hukuman disiplin dari atasannya,” kata Julius.

Julius menyampaikan permohonan maaf Panglima TNI atas peristiwa tersebut. Ia juga mengatakan Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Dandenhanud) 471 juga sedang mencari ibu tersebut untuk meminta maaf secara langsung.

“Panglima TNI Laksamana Yudo Margono atas nama segenap Prajurit TNI mohon maaf adanya pelaku arogan yang ditampilkan oleh oknum TNI tersebut” katanya.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat pria berpakaian loreng mengendarai sepeda motor hitam berpelat nomor dengan kode plat nomor AA.

Pria tersebut terlihat menendang sepeda motor pengendara lain yang membonceng seorang anak hingga kendaraan itu miring dan hampir jatuh.

Praka Arya juga telah mendatangi rumah korban untuk meminta maaf. Tak hanya praka Arya yang meminta maaf, adapun

Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 471 Pasgat, Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas, selaku atasannya juga turut meminta maaf kepada Sri Dewi.

“Saya mohon agar bapak dan beserta keluarga bersedia memaafkan saya dan mendoakan saya ke depan hari kami menjadi orang yang lebih baik atas kejadian ini,” ujar Praka Arya.

Merespons permohonan maaf dari Praka Arya, ayah Sri Dewi mengaku ikhlas memaafkan perlakuan arogan anggota TNI AU itu. Dia berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Ya saya maafkan atas perbuatan sampaen (Anda red) kepada anak saya dan cucu. Ya saya sekali lagi saya maafkan dari hati yang paling dalam juga. Kita ini bersaudara,” kata ayah Sri Dewi.

“Tapi pesan saya cuma satu jangan diulangi lagi kepada siapapun. Kalau bisa terakhir kepada anak saya atas perbuatan sampean sekali lagi saya maafkan,” tambah ayah Sri.*