Obor Kebijaksanaan Dinyalakan, Simbol Kelas  Taruna Akademia Resmi Dibuka

0

Kupang, Bulir.id –  Lembaga Bimbingan Belajar Taruna Akademia mengawali kegiatan pembelajaran dengan orientasi dan seremonial penerimaan peserta belajar baru Batch delapan, di kota Kupang pada Selasa (11/1/21).

Kegiatan diawali dengan Orientasi dan pengenalan Lembaga dengan materi kurikulum dan pengenalan tentor oleh Bapak Florianus Nay. Kemudian dilanjutkan pemberian motivasi serta pernyataan komitmen bagi siswa yang baru bergabung.

Pada kesempatan itu, Florianus menekankan pada keyakinan untuk meningkatkan niat, komitmen menjadikan usaha dan kerja keras, serta mewujudkan cita-cita atau harapan yang dimiliki oleh masing-masing siswa.

Kegiatan dilanjutkan dengan seremoni penerimaan siswa dilaksanakan dengan pembakaran obor, penghormatan bendera dan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk pernyataan sikap antara siswa dan tentor untuk berjuang bersama untuk sukses bersama.

Bapak Stefanus Bilaut dipilih selaku pemimpin upaca dan bapak Alex sebagai pembina upacara. Seremoni dibuka oleh Pak Del Tefa Selaku Master of ceremony (MC), kemudian penyematan tanda peserta dan name tag tentor oleh Ibu Sinta Goa, dan pembakaran api ke obor oleh pembina upacara.

Obor peserta belajar diberikan dalam keadaan kosong, yang merupakan simbol bahwa persta datang dengan sikap ingin tahu yang kuat, dan siap dibimbing, dibina dan dilatih oleh para tentor yang kemudian disimbolkan dengan pengisian minyak sebagai energi pembakar oleh tentor. Obor yang sudah diisi minyak ini, siap dinyalakan oleh peserta belajar agar menjadi terang bagi banyak orang.

Dalam rangkaian kegiatan, para tentor diberikan kesempatan untuk memberikan amanah kepada siswa angkatan delapan taruna akademia.

Poin penting yang disampaikan oleh Alex sapaan akrab dari ketua koordinator yang juga selaku pembina upacara menyambut baik peserta belajar yang sudah bergabung dan sudah siap berproses melalui komitmen bersama.

Direktur Akademia itu juga mengajak agar peserta belajar terus menjaga optimisme dan motivasi yang dimiliki untuk tetap menjalani proses yang ada hingga mencapai cita-cita yang diinginkan.

Selanjutnya, Stefanus Bilaut selaku tentor Mental Ideologi menyambut adik-adik taruna serta menguatkan untuk mengikuti proses dengan maksimal sehingga mampu mencapai cita-cita yang diharapkan, seribu Langkah yang ditempuh diawali dengan satu Langkah awal.

Sedangkan Erwin Bria selaku tentor wawasan kebangsaan menyampaikan bahwa proses yang dijalani di taruna akademia diibaratkan seperti berhadapan pada sebuah kolam. Jika anda tidak bisa berenang maka tidak akan sampai pada tepian. Artinya bahwa berenang itu sebagai usaha dan niat serta tepian sebagai cita-cita.

Pak Florianus Nay selaku tentor Matematika mengungkapkan untuk mencapai hasil yang optimal dibutuhkan perjuangan dan usaha yang gigih serta tidak lupa untuk selalu mengandalkan Tuhan.

Rudobertus Talan selaku tentor bimbingan jasmani menuturkan bahwa adik-adik tidak salah masuk rumah karena di rumah ini adik-adik dibimbing, diajar, untuk menjadi calon abdi negara yang memiliki jiwa keberanian, patriotisme, dan tanggung jawab untuk bangsa dan negara. Lebih dari itu, adik-adik diajar oleh para tentor yang luar biasa dengan masing-masing disiplin ilmu dan ahli di bidangnya.

Selanjutnya ibu Sinta selaku pendamping kesehatan menekankan adik-adik harus memiliki jiwa semangat, niat yang tulus, serta selalu mengandalkan Tuhan. Pak Dell Tefa selaku moderator dan juga pendamping Psikologi menutup amanat dengan menguatkan siswa taruna yaitu obor ini menandakan api semangat yang terus membara dengan harapan yang perlu dirawat dengan ketekunan dan doa dari masing-masing siswa.*

Penulis: Florianus Aloysius Nay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here